Babarit atau babaritan adalah sebuah acara ritual tahunan adatSuku Sunda.[1] Acara tahunan ini dilaksanakan pada hari bulan dan tempat yang sama setiap tahun. Di daerah DayeuhluhurCilacap, babarit dilaksanakan pada pagi hari Jumat Kliwon pada bulan Maulid. Sedangkan tempatnya dilaksanakan di Keramat atau Petilasan atau kuburan leluhur, sebagai bagian dari rangkaian acara adat tahunan yang beberapa hari atau minggu sebelumnya telah diawali dengan acara Sedekah Ketupat pada hari Rabu Wekasan.
Acara ini merupakan bentuk syukur atas kesejahteraan desa atas kecukupan berupa makanan dan minuman,[2] dan memohon agar terbebas dari segala jenis bencana seperti gempa bumi, wabah penyakit, banjir, dan angin topan.[3]
↑"Heboh, Rebutan Tumpeng di Tradisi Babarit". Pojok Jabar. Diakses tanggal 14 Maret 2016. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan menggelar upacara Babarit, yang merupakan tradisi mensyukuri segala karunia Allah SWT atas melimpahnya kekayaan alam yang telah diberikan.
↑"Babarit". disparbud.tasikmalayakab.go.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-03-14. Diakses tanggal 14 Maret 2016.
Artikel bertopik budaya ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.