Di munisipalitas ini terdapat bagian dari situs megalitik La Torre-La Janera yang diperkirakan berasal dari milenium ke-5 SM.[2] Kota ini direbut dari kendali Muslim pada tahun 1240 pada masa pemerintahan Sancho II dari Portugal, dan kemudian disumbangkan kepada Ordo Santiago.[3] Ayamonte menjadi bagian dari Mahkota Kastilia pada tahun 1263.[4]
Penangkapan ikan dan pengasinan tuna dan sarden sudah dilakukan di Ayamonte sejak Abad Pertengahan.[5] Kota ini menderita akibat perang dengan Portugal dan pandemi wabah pada abad ke-17.[6] Pada abad berikutnya, orang Katalan dan pedagang timur lainnya menetap di kota ini dan memberikan dorongan pada industri pengalengan dan garam lokal.[6]
Iklim
Ayamonte mempunyai iklim Mediterania musim panas yang panas (Köppen: Csa) dengan musim dingin yang ringan dan agak basah serta musim panas yang kering dan panas. Musim gugur adalah musim paling basah.[7]
Data iklim Ayamonte (1991-2020 normal, 1991-ekstrem saat ini)
Terdapat beberapa monumen bersejarah di kota ini, seperti benteng Baluarte de las Angustias abad ke-16, gereja Nuestra Señora de las Angustias abad ke-16, dan gereja Nuestra Señora de las Mercedes abad ke-17. Plaza de la Laguna, yang dibangun pada abad ke-18, merupakan rumah bagi banyak ubin azulejo yang penuh hiasan.[8]