Asam aminokaproat (juga dikenal sebagai asam ε-aminokaproat, ε-Ahx, atau asam 6-aminoheksanoat) adalah turunan dan analog dari asam aminolisin, yang menjadikannya penghambat efektif untuk enzim yang mengikat residu tertentu. Enzim tersebut meliputi enzim proteolitik seperti plasmin, enzim yang bertanggung jawab untuk fibrinolisis. Karena alasan ini, asam aminokaproat efektif dalam pengobatan gangguan pendarahan tertentu.[3] Asam aminokaproat juga merupakan zat antara dalam polimerisasi Nilon-6, yang dibentuk oleh hidrolisis pembukaan cincin kaprolaktam. Penentuan struktur kristal menunjukkan bahwa asam 6-aminoheksanoat hadir sebagai garam, setidaknya dalam keadaan padat.[4]
Kegunaan dalam medis
Asam aminokaproat disetujui FDA untuk digunakan dalam pengobatan perdarahan akut karena aktivitas fibrinolitik yang meningkat.[3] Obat ini juga mendapat sebutan obat piatu dari FDA untuk pencegahan perdarahan berulang pada pasien dengan hifema traumatis.[5][6] Dalam praktik klinis, asam aminokaproat sering digunakan di luar label untuk mengendalikan perdarahan pada pasien dengan trombositopenia berat,[7] pengendalian perdarahan oral pada pasien dengan kelainan kongenital dan gangguan koagulasi yang didapat,[8] mengendalikan perdarahan perioperatif yang berhubungan dengan operasi jantung,[9][10] mencegah perdarahan berlebihan pada pasien yang menjalani terapi antikoagulasi yang menjalani prosedur gigi invasif,[11] dan mengurangi risiko perdarahan hebat pada pasien dengan leukemia promielositik akut.[12]
↑Crouch Jr ER, Williams PB, Gray MK, Chames M (September 1997). "Topical aminocaproic acid in the treatment of traumatic hyphema". Archives of Ophthalmology. 115 (9): 1106–1112. doi:10.1001/archopht.1997.01100160276001. PMID9298049.
↑Bartholomew JR, Salgia R, Bell WR (September 1989). "Control of bleeding in patients with immune and nonimmune thrombocytopenia with aminocaproic acid". Archives of Internal Medicine. 149 (9): 1959–1961. doi:10.1001/archinte.1989.00390090039008. PMID2774776.
↑Lucas ON, Albert TW (February 1981). "Epsilon aminocaproic acid in hemophiliacs undergoing dental extractions: a concise review". Oral Surgery, Oral Medicine, and Oral Pathology. 51 (2): 115–120. doi:10.1016/0030-4220(81)90025-6. PMID6782532.
↑Patatanian E, Fugate SE (December 2006). "Hemostatic mouthwashes in anticoagulated patients undergoing dental extraction". The Annals of Pharmacotherapy. 40 (12): 2205–2210. doi:10.1345/aph.1H295. PMID17090725. S2CID33961815.