Aridisol adalah kondisi tanah, lingkungan, atau daerah yang kering. Tanah aridisol memiliki kandungan organik rendah.[1] Aridisol mengandung lempung, kalsium karbonat, silika, garam, dan/atau gipsum yang telah terakumulasi.[2]Kutub dingin, gurun beriklim sejuk, dan gurun hangat termasuk ke dalam daerah aridisol. Ketiga hal tersebut jika dikualifikasikan berdasarkan iklim yakni menempati 36% permukaan tanah dan jika dikualifikasikan berdasarkan vegetasi yakni menempati 35%. Aridisol juga dapat terjadi di daerah semi-kering. Berdasarkan klasifikasi kelembapan tanah, tanah yang kering atau aridisol di semua bagian mencapai >50% dari waktu di sebagian besar tahun.[3]
Penyebab
Aridisol terjadi karena potensi evapotranspirasi melebihi potensi curah hujan sepanjang tahun. Hal ini menyebabkan sedikit atau tidak adanya air yang dapat merembes ke tanah atau drainase air melalui tanah terbatas.[3]
Karakteristik
Aridisol memiliki karakteristik yakni terjadi kekeringan di hampir semua bagian. Kondisi ini termasuk saat suhu tanah 5°C pada kedalaman 50cm di atas permukaan. Area aridisol juga tidak pernah lembab selama 90 hari berturut-turut. Kondisi ini termasuk saat suhu tanah dalam kedalaman 50cm sekitar 8°C.[3]
Klasifikasi
Berdasarkan rezim suhu tanah dan berdasarkan kemunculan cakrawala diagnosis tertentu, aridisol dapat dikualifikasikan menjadi 7 subordo[3] yakni:
Cryids memiliki rezim suhu tanah cryic dan 0°C < MAT < 8°C.
Salid merupakan horizon salic yang memiliki batas atas dalam jarak 100cm dari permukaan.
Durid merupakan duripan yang memiliki batas atas sekitar 100cm dari permukaan.
Gypsid merupakan horizon pertrogypsik gipsi yang memiliki batas atas 100cm dari permukaan. Gypsid tidak memiliki horizon petrokalsik di atasnya.
Argid merupakan horizon argilik atau matrik yang memiliki batas atas dengan jarak 100cm dari permukaan. Argid tidak memiliki horizon petrokalsik dalam jarak tersebut.
Calcids merupakan cakrawala kalsik atau petrokalsik yang memiliki batas atas dengan jarak 100cm dari permukaan.
Cambids merupakan klasifikasi Aridisol lainnya.
Tanah-Tanah Aridisol
Arizona Sentral (Landsekap Argid/Cambid)
Arizona Sentral adalah daerah penggembalaan di salah satu provinsi di Amerika Serikat. Daerah ini berupa lembah sungai yang kering. Vegetasi yang berada di Landsekap berupa kaktus. Tanahnya diklasifikasikan sebagai argid atau cambid.
Tanah ini terbentuk dari akumulasi kalsium karbonat pada lapisan subsoil serta dari sedimen lacustrine yang berdebu. Curah hujan di daerah ini rata-rata sekitar 300mm per tahun.
Seri Owyhee
Tanah ini terbentuk dari sedimen lacustrine dengan perkembangan tanah yang terjadi secara lambat. Pada subsoilnya terjadi akumulasi kalsium karbonat dengan sifat basa. Struktur tanah ini yaitu berdebu kasar, campuran, superaktif, dan mesik xeric haplocalcid.
Nevada Sentral (Typic Aquisalid)
Tanah ini sering ditemukan di daerah lembah sungai. Lapisan permukaan tanah memiliki warna putih. Permukaan tanah tersebut merupakan campuran dari berbagai garam-garam yang terlarut.