Terdapat beberapa jenis antosianin (sebagai glikosida) yang ditemukan dalam anggur (buah) yang bertanggung jawab atas beragamnya warna mulai dari merah rubi hingga hitam pekat yang ditemukan pada buah anggur. Ampelografer dapat menggunakan pengamatan ini untuk membantu dalam identifikasi berbagai varietas anggur. Keluarga tanaman anggur Eropa Vitis vinifera dicirikan oleh antosianin yang tersusun dari hanya satu molekul glukosa, sedangkan tanaman anggur non-vinifera seperti hibrida dan Vitis labrusca Amerika akan memiliki antosianin dengan dua molekul. Fenomena ini disebabkan oleh mutasi ganda pada gen antosianin 5-O-glukosiltransferase dari V. vinifera.[1] Pada pertengahan abad ke-20, para ampelografer Prancis menggunakan pengetahuan ini untuk menguji berbagai varietas tanaman anggur di seluruh Prancis guna mengidentifikasi kebun anggur mana yang masih memiliki tanaman non-vinifera.