Pertunjukannya mengeksplorasi gaya berbagai jenis pakeliran pesisir dengan trik kelucuan intelek tanpa terjebak pada kejutan linear dunia ilmiah. Selain menekuni profesinya sebagai guru di SMA Negeri 1 Kota Tegal, Jawa Tengah, Anton Surono juga aktif menggerakkan Kelompok Pelestari Pagelaran Wayang sebagai ketua.[1][2][3]
Kiprah seni
1987 – Mengawali debutnya sebagai dalang di Kalibakung, Kabupaten Tegal dengan lakor Semar Mbangun Kayangan.
1993 – Pentas keliling Jawa-Bali sebagai piñata tari dalam repertoar Gendowor.
1993 – Pentas bersama dengan Ki Enthus Susmono in Tegal di RSPD Kota Tegal.
1993 – Menulis essai drama dan teater untuk Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta
1994 – Penata musik terbaik dalam Lomba Cipta Karya Lagu tradisi Kabupaten Tegal dengan judul Trisanja.
2003 – Pertunjukan bersama dengan Ki Sujiwo Tejo di TVRI Semarang.
2007 – Pertunjukan keliling mewakili SENAWANGI beberapa Negara: Cambodia, Laos, Vietnam, Malaysia, Singapore, di Thailand
2008 – Pertunjukan wayang dalam rangka pertemuan para diplomat di J.W. Marriott Hotel, Jakarta.
2008 – Pertunjukan wayang pada acara penutupan Kursus Perbankan Asia di LPP Kemang, Jakarta.
2010 – Pertunjukan seni mewakili SENAWANGI di Brunei Darussalam.
2010 – Menjadi Ketua II PEPADI (Persatuan Pedalangan Indonesia) Komda Kabupaten Tegal periode 2009-2012.
2010 – Penasihat PEPADI Kota Tegal.
2012 – Pertunjukan wayang dalam rangka peringatan hari Kesaktian Pancasila di Tegal.