Anthracotherium (dari bahasa Yunani kuno ἄνθραξ (ánthrax), artinya "batubara", dan θηρίον (theríon), artinya "binatang"[3]) adalah sebuah genusartiodaktilantrakoteridpunah yang dikarakteristikkan karena memiliki 44 gigi. Genus tersebut hidup dari zaman Eosen tengah sampai Miosen awal, tersebar di seluruh Eurasia bahkan mungkin sampai Asia Tenggara (Kalimantan dan Timor Barat).[4][5]
↑SAN, NWE NWE, and THAUNG HTIKE. "New discovery of anthracotheres (Mammalia, Artiodactyla) from the Middle Miocene of Sagaing Region, Upper Myanmar." (2014).
↑Satu atau lebih kalimat sebelum inimenyertakan teks dari suatu terbitan yang sekarang berada pada ranah publik:Chisholm, Hugh, ed. (1911). "Anthracotherium". Encyclopædia Britannica. Vol.2 (Edisi 11). Cambridge University Press. hlm.106.;