Winkler Prins mempelajari ilmu pengetahuan dan sastra di Universitas Utrecht dan mempelajar teologi di Mennonite Theological Seminary Universitas.[1] Setelah lulus, Ia bekerja di Amsterdam sebagai pendeta Gereja Mennonite di Belanda.[1] Veendam di kota asalnya, kemudian Ia mendirikan sebuah sekolah navigasi dan pondok Masonik.[1] Sebuah pameran tentang Anthony Winkler Prins adalah dengan mengunjungi museum di Veendam dengan nama Veenkoloniaal.[1]
Pada taun 1847, Winkler menikah dengan Henriette Klijnsma, dari pernikahannya dengan Henriette ini Anthony Winkler mempunyai enam anak laki-laki dan tiga anak perempuan.[2] Winkler selain menjadi penulis, Ia juga merupakan seorang pendeta dan juga memiliki saham besar dalam pementukan lima tahun Higher Secondary School di Veendam.[2] Keterlibatan Winkler dalam masyarakat itu tecermin ketika Ia berdiri untuk penghuni samudra di Veendam.[2] Ketika masyarakat tersebut memiliki kesulitan besar.[2] Dalam tiga pengamatan Ia menulis dalam kata-kata sengit, Ia menguraikan ketidaknyamanan dan kesewenang-wenangan yang melanggar hukum.[2]
Rujukann
123456Proteus Val Re Kresten. Antony Winkler Prins (dalam bahasa German). VolutPress. hlm.104. ISBN9786138692935. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)