Dalam mekanika benda langit, anomali rata-rata adalah parameter posisi dan waktu suatu benda yang bergerak di orbit Kepler. Anomali ini didasarkan pada fakta bahwa wilayah yang sama besar tersapu di fokus pada interval waktu yang sama.
Anomali rata-rata sama-sama meningkat dari 0 radian menjadi radian selama setiap orbit. Tetap saja anomali bukanlah sudut. Karena hukum kedua Kepler, anomali rata-rata bersifat proporsional terhadap wilayah yang tersapu oleh garis fokus-ke-badan sejak periapsis terakhir.
Anomali rata-rata biasanya ditandai dengan huruf , dan dinyatakan dalam rumus:
Anomali rata-rata adalah satu dari tiga parameter sudut ("anomali") yang menetapkan posisi di sepanjang orbit; dua lainnya adalah anomali eksentrik dan anomali sejati. Jika anomali rata-rata telah diketahui, anomali ini dapat dihitung dengan menambahkan (atau mengurangi) di mana berarti perbedaan waktu. Anomali lain juga dapat dihitung.
Untuk mencari posisi benda di orbit elips Kepler pada waktu tertentu t, anomali rata-ratanya bisa dicari dengan mengalikan waktu dan gerakan rata-rata, kemudian hasilnya digunakan untuk mencari anomali eksentrik dengan menyelesaikan persamaan Kepler.
Rumus yang sering dipakai juga berupa:
,
n adalah gerakan rata-rata. Namun, t dalam hal ini adalah waktu sejak epos, yaitu seberapa lama waktu telah berlalu sejak pengukuran M0 dilakukan. Nilai M0 menandakan anomali rata-rata pada epos, yaitu anomali rata-rata pada waktu pengukuran dilakukan.
Murray, C. D. & Dermott, S. F. 1999, Solar System Dynamics, Cambridge University Press, Cambridge.
Plummer, H.C., 1960, An Introductory treatise on Dynamical Astronomy, Dover Publications, New York. (Reprint of the 1918 Cambridge University Press edition.)