Istilah ini biasa dipergunakan untuk orang-orang di seluruh dunia (di Amerika khususnya digunakan di New England, New York, dan tempat lainnya sepanjang Pantai TimurAmerika Serikat) yang mendasarkan bisnis, politik ataupun hubungan sosialnya sebagaimana yang diterapkan di daratan Inggris.
Dalam beberapa kasus, seorang "anglofilia" adalah seseorang yang lebih mencintai kebudayaan Inggris; dan sering kali menganggap kebudayaan itu lebih unggul dibandingkan yang lainnya; atau sangat menghargai sejarah Inggris.
Namun ada juga orang-orang yang memiliki ketertarikan yang tinggi pada kebudayaan tradisional Inggris (misalnya Shakespeare, Jane Austen, Dr Johnson), ada juga para anglofilia yang menyukai musik pop dan cadas dari Inggris dan segala sesuatu yang berkaitan dengannya.
Kaoru Mori - komikus Jepang yang membuat seri Emma yang terkenal.
Sejarah
Hong Kong
Pengacara dan politikus pro-demokrasi Martin Lee telah disebut sebagai contoh seorang Anglofilia,[5] seperti halnya aktivis sosial Alexandra Wong yang dikenal mengibarkan bendera Inggris pada protesnya dan menyatakan kesukaannya akan periode kolonial.[6][7]
Lihat pula
Anglofobia - seseorang yang menakuti/membenci budaya Inggris
Francofilia - seseorang yang menyukai budaya Prancis
Jermanofilia - seseorang yang menyukai budaya Jerman
Hellenofilia - seseorang yang menyukai budaya Yunani
Italofilia - seseorang yang menyukai budaya Italia
↑Subhas Chandra Bose, Sisir Kumar Bose, Narayan Gopal Jog (1998) Beacon Across Asia: Biography of Subhas Chandra Bose (Orient Longman) ISBN 81-250-1028-9 p. 117
↑Second Chance: Two Centuries Of German-speaking Jews in the United Kingdom edited by Werner E. Mosse, Julius Carlebach, Gerhard Hirschfeld, Aubrey Newman, Arnold Paucker, Peter Pulzer, J.C.B. Mohr, London, 1991 page 135.