Tentara Kekaisaran Rusia (bahasa Rusia:Русская императорская армияcode: ru is deprecated , translit.Russkaya imperatorskaya armiya) adalah tentara Kekaisaran Rusia, aktif dari tahun 1721 hingga Revolusi Rusia tahun 1917. Tentara ini dibagi menjadi tentara tetap dan milisi negara. Tentara tetap terdiri dari pasukan reguler dan dua kekuatan yang diatur oleh peraturan terpisah: pasukan Kazaki dan pasukan Muslim.[6]
Tentara reguler Rusia ada setelah berakhirnya Perang Utara Besar pada tahun 1721.[11] Selama masa pemerintahannya, Pyotr yang Agung mempercepat modernisasi angkatan bersenjata Rusia, termasuk dengan sebuah dekret pada tahun 1699 yang menciptakan dasar untuk merekrut prajurit, peraturan militer untuk organisasi tentara pada tahun 1716, dan mendirikan Kolese Perang pada tahun 1718 untuk administrasi tentara.[12] Mulai tahun 1700, Pyotr mulai mengganti pasukan Streltsy lama dengan resimen bergaya Barat yang baru, yang diorganisasi berdasarkan resimen Garda yang sudah ada sebelumnya.[13]
Setelah Perang Napoleon, Tentara Rusia aktif dipertahankan dengan jumlah sedikit lebih dari 1 juta orang, yang meningkat menjadi 1,7 juta selama Perang Krimea.[14] Jumlah ini tetap sekitar tingkat tersebut hingga pecahnya Perang Dunia I, saat Rusia memiliki tentara tetap pada masa damai terbesar di Eropa,[15] sekitar 1,3 juta.[9] Mobilisasi masa perang meningkatkan jumlah ini menjadi 4,5 juta,[15] dan secara total 15 juta orang bertugas dari 1914 hingga 1917.[8]
Pada bulan Maret [G.L. Februari] 1917, Tentara Kekaisaran bersumpah setia kepada Pemerintahan Sementara Rusia setelah pengunduran diri Kaisar Nikolai II,[16] meskipun status resmi monarki tidak diselesaikan hingga September 1917, ketika Republik Rusia dideklarasikan.[17] Bahkan setelah Revolusi Februari, meskipun tidak efektif dalam ofensif, sebagian besar tentara tetap utuh dan pasukan masih berada di garis depan. "Tentara lama" tidak mulai terpecah hingga awal 1918.[18]
Fisher, Toddm Fremont-Barnes, Gregory, The Napoleonic Wars: The Rise and Fall of an Empire, Osprey Publishing Ltd., Oxford, 2004 ISBN1-84176-831-6
Harrison, Richard W. The Russian Way of War: Operational Art, 1904–1940 (University Press of Kansas, 2001)
Menning, Bruce W. Bayonets before Bullets: The Russian Imperial Army, 1861–1914. (Indiana U.P. 1992).
Reese, Roger R. The Russian Imperial Army, 1796–1917 (Ashgate 2006)
Summerfield, Stephen (2005) Cossack Hurrah: Russian Irregular Cavalry Organisation and Uniforms during the Napoleonic Wars, Partizan Press ISBN1-85818-513-0
Summerfield, Stephen (2007) The Brazen Cross: Brazen Cross of Courage: Russian Opochenie, Partizans and Russo-German Legion during the Napoleonic Wars, Partizan Press ISBN978-1-85818-555-2
Wildman, Allan K. The End of the Russian Imperial Army: The Old Army and the Soldiers' Revolt (March–Apr. 1917) (Princeton University Press, 1987)
↑Deklarasi Republik Rusia. Pada 22 November 1917, kaum Bolshevik mengambil alih komando militer setelah Revolusi Oktober,[2] semua perwira kehilangan pangkat, tanda jasa, dan medali mereka melalui dekret, dan pada Desember 1917 semua perwira diperintahkan untuk mengundurkan diri.[3]