Angkatan Bersenjata Nasional Bolivar (bahasa Spanyol:Fuerza Armada Nacional Bolivarianacode: es is deprecated - FANB) Venezuela berada di bawah kendali Panglima Tertinggi (Presiden) dan Menteri Pertahanan. Selain angkatan darat, laut, dan udara, Venezuela juga memiliki garda nasional dan milisi nasional yang berfokus pada keamanan dalam negeri.
Tujuan utama angkatan bersenjata ini adalah untuk mempertahankan wilayah Venezuela dari serangan, memerangi perdagangan narkoba, menyediakan kemampuan pencarian dan penyelamatan (SAR), membantu penduduk sipil dalam menghadapi bencana alam, serta melaksanakan berbagai tugas keamanan dalam negeri. Per 2018, angkatan bersenjata Venezuela memiliki 123.000 pasukan aktif dan 8.000 pasukan cadangan.
Doktrin
Doktrin militer angkatan bersenjata Venezuela saat ini didasarkan pada kebijakan yang ditetapkan oleh almarhum Hugo Chávez (Presiden dan Panglima Tertinggi dari tahun 1999 hingga 2013). Menurut kebijakan Chávez, militer juga akan mengikuti prinsip-prinsip pertahanan "perang rakyat perlawanan" melawan musuh republik, membantu dalam "penertiban internal", serta berpartisipasi dalam rencana dan program pembangunan ekonomi pemerintah untuk kepentingan rakyat Venezuela.
Pernyataan militer
Berdasarkan Pasal 3 Undang-Undang Organik Angkatan Bersenjata, misi fundamental Angkatan Bersenjata Nasional Bolivaria adalah menjamin kemerdekaan dan kedaulatan bangsa serta memastikan keutuhan wilayah geografis negara, melalui pertahanan militer, kerjasama dalam pemeliharaan ketertiban internal, dan partisipasi aktif dalam pembangunan nasional.[9]