Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Kebangsaan
Indonesia
Almamater
IKIP Yogyakarta (kini Universitas Negeri Yogyakarta)
Pekerjaan
Promotor musik, pengusaha
Tahunaktif
2000-an–sekarang
Dikenal atas
Pendiri Prambanan Jazz Festival, JogjaROCKarta, MocoSik Festival
Anas Syahrul Alimi adalah promotor musik dan pengusaha Indonesia yang berbasis di Yogyakarta.[1][2] Ia dikenal sebagai pendiri dan penyelenggara sejumlah festival musik di Indonesia, termasuk Prambanan Jazz Festival, JogjaROCKarta, dan MocoSik Festival.[1][2] Melalui perusahaannya, PT Rajawali Indonesia Communication, ia mempromosikan sejumlah musisi internasional di Indonesia, antara lain Dream Theater, Deep Purple, Westlife, dan Kenny G.[2][3]
Kehidupan awal dan pendidikan
Anas Syahrul Alimi berasal dari Blora, Jawa Tengah.[4] Ia menempuh pendidikan menengah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta, lulus pada 1991, setelah sebelumnya nyantri di Pesantren Raudhatul Muttaqien, Kalasan, Sleman.[5][2] Selama di pesantren, ia menempuh perjalanan sekitar 15 kilometer setiap hari untuk bersekolah di MAN 1 Yogyakarta.[2]
Setelah lulus, ia melanjutkan pendidikan di IKIP Yogyakarta (kini Universitas Negeri Yogyakarta) dan aktif di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) dan terlibat dalam gerakan mahasiswa pada 1998.[2] Ia sempat mengalami cedera akibat kerusuhan 1998.[2]
Karier
Penerbitan buku
Setelah lulus dari IKIP Yogyakarta, Anas mendirikan penerbit buku bernama Jendela bersama beberapa rekannya.[2] Buku pertama yang diterbitkan berjudul Shaping Globalisation: Jawaban Kaum Sosial Demokrat atas Neoliberalisme.[2] Ia kemudian mendirikan penerbit Pink Books Production dan Pustaka Sufi, yang menerbitkan buku-buku bertema keagamaan dan spiritual.[2] Pada awal 2000-an, Anas tercatat memiliki sekitar 10 penerbit di Yogyakarta, tiga di antaranya—Pustaka Sufi, Jendela, dan Beranda—tergolong penerbit besar pada masanya.[6]
Namun, perubahan regulasi menyebabkan usaha penerbitannya mengalami kebangkrutan. Ia harus menjual empat rumah miliknya untuk melunasi utang, dan proses pemulihan berlangsung hampir tiga tahun.[6] Pada 2007, ia menerima pesanan cetak ulang buku Rahasia Sufi karya Syekh Abdul Qadir al-Jailani yang pernah diterbitkan Pustaka Sufi pada 2001 senilai hampir Rp4 miliar, yang memungkinkannya melunasi sisa utang.[2][6]
PT Rajawali Indonesia Communication
Pada 2008, Anas mendirikan PT Rajawali Indonesia Communication (nama lengkap: PT Syakira Ghyna Rajawali Indonesia Communication), sebuah perusahaan event organizer dan promotor musik yang kemudian berkembang menjadi penyelenggara konser skala nasional dan internasional.[2][6][3] Ia menjabat sebagai CEO perusahaan tersebut.[1][2]
Melalui Rajawali Indonesia, Anas menyelenggarakan rata-rata 12–15 pergelaran musik per tahun di berbagai kota, termasuk Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jakarta.[6]
Melalui Rajawali Indonesia, Anas mempromosikan sejumlah konser musisi internasional di Indonesia, antara lain:
Kenny G (Prambanan Jazz Festival 2016, konser perdana dengan 6.000 tiket habis terjual)[3]
Dream Theater (Stadion Manahan Solo, Agustus 2022, dihadiri lebih dari 8.000 penonton)[2]
Deep Purple dan God Bless (Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Maret 2023, dihadiri sekitar 7.000 penonton termasuk Presiden Joko Widodo dan keluarga)[2]
Prambanan Jazz Festival
Prambanan Jazz Festival adalah festival musik tahunan yang berlangsung di kawasan Candi Prambanan, Yogyakarta, dan diselenggarakan sejak 2016.[3] Gagasan menggunakan Candi Prambanan sebagai panggung terinspirasi dari konser musisi Italia Andrea Bocelli di Tuscany pada 2008, di mana panggungnya berlatar batu-batu kuno.[3] Festival ini pertama kali digelar setelah hotel yang semula dijadwalkan sebagai venue konser Kenny G membatalkan perjanjian secara mendadak, sehingga Anas mencari venue alternatif.[3]
Prambanan Jazz Festival diselenggarakan secara rutin setiap tahun dan menghadirkan musisi nasional dan internasional dari berbagai genre.[3] Pemilihan genre musisi yang tampil di festival ini pernah menuai kritik dari sebagian penikmat jazz yang menilai festival tersebut kurang menampilkan musisi jazz sesungguhnya.[7] Pada 2024, festival ini memasuki penyelenggaraan ke-10.[3]
JogjaROCKarta
JogjaROCKarta adalah festival musik rock tahunan yang diselenggarakan di Yogyakarta, menghadirkan musisi rock nasional dan internasional.[1]
MocoSik Festival
MocoSik Festival adalah festival yang menggabungkan buku dan musik, di mana tiket masuk berupa buku yang dibeli oleh penonton.[2] Festival ini disebut sebagai event pertama di Indonesia yang menerapkan konsep tiket berupa buku.[2]
Borobudur Symphony
Anas juga terlibat sebagai promotor dalam penyelenggaraan Borobudur Symphony, sebuah pertunjukan musik yang berlangsung di kawasan Candi Borobudur. Ia menjadi konsultan promotor konser Mariah Carey di Borobudur Symphony 2018,[8] dan promotor konser Westlife di Borobudur Symphony 2019 yang dihadiri lebih dari 8.250 penonton.[9]
Karya tulis
Demi Buku, Demi Musik: Esai-Esai Pustaka, Musik, Spiritualitas, dan Budaya (2020) buku yang memuat gagasannya tentang musik sebagai alat kontrol sosial dan peran festival musik dalam kehidupan masyarakat[2]
Organisasi
Anas menjabat sebagai Ketua Bidang Jaringan dan Pendidikan Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI).[4]