Film tersebut terpilih sebagai entri India pada Film Berbahasa Asing Terbaik di Academy Awards ke-39, tetapi tidak masuk nominasi.[4] Meskipun film tersebut tidak sukses secara komersial, pada waktu itu film tersebut dipandang sebagai film klasik dan diingat karena sinematografi dramatisnya dari adegan perang buatam Dwarka Divecha,[5] dan kostum-kostum buatan Bhanu Athaiya yang berkunjung ke Ajanta Caves, untuk melihat rujukan dalam fresko-fresko Buddha pada zaman tersebut, untuk membiat kostum-kostum pada zaman tersebut yang kemudian tak hanya menjadi pola acu untuk kostum-kostum pada zaman tersebut, tetapi juga sentimen anti-perang yang kuat, pada akhir film tersebut.[6][7][8]