Amine Pierre Gemayel (bahasa Arab:أمين بيار الجميٌلcode: ar is deprecated ; kelahiran 22 Januari 1942) adalah PresidenLebanon dari 1982 sampai 1988 dan merupakan pemimpin Partai Kataeb. Gemayel terpilih untuk menjabat sebagai presiden oleh Majelis Nasional pada 21 September 1982, dalam menempati posisi saudaranya Bachir Gemayel yang terpilih pada bulan sebelumnya tetapi dibunuh sebelum memegang jabatan.
Kehidupan awal dan pendidikan
Gemayel berasal dari sebuah keluarga Kristen Maronit (Gemayel) dengan tradisi panjang di Lebanon. Keluarga Gemayel aslinya berasal dari kawasan utara Gunungt Lebanon. Leluhurnya bermukim di kota Bikfayya, 25 kilometer dari timur laut Beirut, pada pertengahan abad ke-16.[1] Lahir di kota Lebanon Bikfaya pada 22 Januari 1942, Amine Gemayel (pengucapan bahasa Prancis:[aˈminʒəmaˈjɛl]) adalah putra sulung dari Pierre Gemayel, pendiri partai Kataeb dan istrinya Genevieve.[2] Ia memiliki dua saudari dan satu saudara, Bachir Gemayel. Kakeknya terpaksa meninggalkan Lebanon pada awal abad ke-20 sebagai akibat dari penentangannya terhadap Kekaisaran Utsmaniyah dan setelah itu, menjalani beberapa tahun tinggal di Mesir. Saudara kaek Gemayel, Antoine, ikut Konferensi Perdamaian Paris pada 1919 sebagai perwakilan politik komunitas Kristen Maronit di Lebanon.[1]
Gemayel menikah dengan Joyce Tyan pada Desember 1967. Mereka memiliki seorang putri, Nicole, dan dua putra, Pierre dan Sami. Pierre Gemayel terpilih dalam Parlemen pada 2000, dan mendirikan reputasinya sebagai politikus oposisi moderat sebelum dilantik dalam Kabinet pada 2005. Ia dibunuh oleh para penyerang tak dikenal di Jdeideh, sebuah subperkotaan Beirut, pada 21 November 2006. Amine Gemayel dengan marah menuduh Suriah pada pembunuhan putranya.[4]
1988: L'Offense et le Pardon (Gallimard), refleksi tentang kejadian-kejadian di Lebanon.
1990: Méditations d'espoir (JC. Lattès), serangkaian ceramah yang diberikan di Amerika Serikat pada 1989. 1992: Rebuilding Lebanon's Future, diterbitkan oleh Universitas Harvard (C.F.I.A.).