Ambulu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Jember. Ambulu adalah kota kecil yang ramai dan berjarak sekitar 25 km dari selatan pusat kota Jember. Kecamatan ini memiliki alun-alun dan masjid besar, serta Terminal Ambulu yang merupakan terminal terbesar di kawasan Jember selatan dan melayani banyak trayek bus antar kota.[1] Wilayah Ambulu memanjang hingga ke laut selatan dan terkenal dengan pantai-pantainya yang menjadi ikon pariwisata di Jember. Pantai di Ambulu dikenal memiliki pemandangan yang indah berupa hamparan pasir hitam dan batuan karang seperti Pantai Watu Ulo dan Payangan (Teluk Love).[2][3] Selain pantai, Ambulu juga memiliki wisata ikonik lain yaitu Dira Park.[4]
Geografi
Peta administrasi Kecamatan Ambulu
Ambulu adalah kecamatan yang terletak di Kabupaten Jember bagian selatan. Geografi Ambulu beragam, terdapat dataran rendah yang didominasi areal pertanian dan pemukiman penduduk yang padat. Dataran rendah tersebut memanjang hingga ke selatan di kawasan Pantai Watu Ulo dan Payangan. Selain itu juga terdapat beberapa areal perbukitan yang hijau, salah satunya Bukit Watu Pecah yang dekat dengan pusat kecamatan.[5] Sungai utama yang melintasi kecamatan ini adalah Sungai Mayang yang bermuara di kawasan Pantai Payangan. Sungai tersebut juga memisahkan Dusun Ungkalan dengan wilayah lainnya di Ambulu.[6]
Batas wilayah Kecamatan Ambulu adalah sebagai berikut:[7]
Ambulu adalah kecamatan kecil yang dilintasi jalan provinsi tingkat II yang dimulai dari Lumajang - Kencong - Gumukmas - Kasiyan - Balung - Wuluhan - Ambulu - Jenggawah - Ajung - Mangli. Perkembangan ekonomi dan pariwisata di Ambulu dan sekitarnya membuat kecamatan ini memiliki salah satu infrastruktur transportasi terpenting di Jember selatan yaitu Terminal Ambulu. Terminal ini merupakan yang tersibuk di Jember selatan dan terbesar kedua di Kabupaten Jember setelah Terminal Tawang Alun.[1][10]
Banyak trayek bus antar kota antar provinsi yang berhenti di Ambulu dan menuju ke kota-kota besar, contohnya menuju Probolinggo, Surabaya, dan Denpasar. Perusahaan bus di trayek tersebut diantaranya PO Ladju, PO Bagong, dan Damri.[11] Selain itu, juga terdapat rute perintis Damri dari arah Tawang Alun menuju ke kawasan wisata di Pantai Watu Ulo dan Papuma. Namun untuk sementara waktu sejak awal 2025, rute ini dihentikan.[12]