Kecuali dinyatakan sebaliknya, data diberikan untuk bahan dalam keadaan standarnya (pada 25 °C [77 °F], 100 kPa).
Y verify (apa yang YN?)
Referensi infobox
Aluminium fosfida adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia AlP yang memiliki tingkat toksisitas tinggi. Senyawa ini digunakan secara luas sebagai fumigan untuk pengendalian hama serta sebagai material semikonduktor pita lebar dalam aplikasi industri elektronik. Bentuk padat aluminium fosfida umumnya berwarna tidak berwarna, namun dijual dalam bentuk bubuk atau pelet abu-abu hingga kuning-hijau akibat adanya kotoran yang terbentuk dari proses hidrolisis dan oksidasi. aluminium fosfida tersedia untuk digunakan oleh petani, pengendali hama, pengelola lahan, dan pengurus satwa sebagai pestisida fumigan.[1][2]
Sifat Kimia dan Fisik
Secara fisik, kristal AlP memiliki warna dari abu-abu gelap hingga kuning gelap dan tersusun dalam struktur kristal zincblende dengan konstanta kisi 5,4510 Å pada suhu 300 K.[3][4] Senyawa ini bersifat stabil secara termodinamika hingga suhu 1.000 °C.[5] aluminium fosfida bereaksi dengan cepat terhadap air atau asam untuk menghasilkan gas fosfina, yang menjadi dasar sifat toksiknya.[6]
Sintesis
Sintesis aluminium fosfida dilakukan melalui reaksi langsung antara aluminium dan fosfor.[6]
4 Al + P4 → 4 AlP
Penggunaan
Pestisida
Dalam bidang pertanian dan pengendalian hama, AlP digunakan sebagai rodentisida, insektisida, dan fumigan untuk biji-bijian yang disimpan. Produk ini tersedia dalam bentuk tablet atau pelet, yang sering mengandung senyawa tambahan seperti ammonium karbamat untuk mencegah kemungkinan terbakar atau ledakan spontan dari gas fosfin.[7]
Tablet AlP diberikan bersama makanan untuk dikonsumsi oleh hewan pengerat. Asam di saluran pencernaan hewan tersebut bereaksi dengan aluminium fosfida untuk menghasilkan gas fosfin yang bersifat toksik. Senyawa serupa termasuk fosfida seng dan fosfida kalsium. aluminium fosfida dipasarkan dengan berbagai merek dagang, termasuk QuickPhos, Celphos, Fumitoxin, Phostek, dan Fieldphos.[6]
Reaksi hidrolisis yang terjadi dapat dituliskan sebagai:
AlP + 3 H2O → Al(OH)3 + PH3
AlP juga digunakan sebagai fumigan ketika metode pestisida lain tidak praktis, terutama untuk struktur dan fasilitas seperti kapal, pesawat, dan silo biji-bijian. Struktur-struktur ini dapat disegel dengan rapat untuk menahan dan mengonsentrasikan gas fosfin. Fumigan juga dapat diterapkan langsung pada liang hewan pengerat.[8]
semikonduktor
Selain digunakan sebagai fumigan, aluminium fosfida juga berperan sebagai material semikonduktor dalam industri elektronik. Bahan semikonduktor ini umumnya akan disatukan dengan bahan biner lainnya untuk aplikasi dalam perangkat seperti dioda yang memancarkan cahaya (misalnya aluminium gallium indium phosphide).[9]
Toxicology
Aluminium fosfida merupakan senyawa beracun yang dapat menyebabkan kematian, baik secara sengaja maupun tidak disengaja.[10][11][12][13][14] Kasus keracunan telah dilaporkan di beberapa negara, termasuk Iran, India, Spanyol, dan negara-negara di Asia Tenggara. Di Iran, senyawa ini dikenal sebagai "rice tablet" karena penggunaannya dalam pengawetan beras.[15][16] Penyimpanan wadah AlP bekas secara tidak tepat juga dapat menimbulkan risiko toksik akibat reaksi dengan kelembapan, yang menghasilkan gas fosfin.[17]
Peraturan
Secara global, aluminium fosfida diproduksi oleh beberapa perusahaan, termasuk UPL Corporation, Intech Organics, dan Scimplify. Di beberapa negara, pembelian senyawa ini diatur secara ketat. Misalnya di Inggris memerlukan lisensi dan pelatihan khusus,[18] sementara di India masih tersedia secara bebas meskipun terdapat peraturan yang lebih ketat.[19] Di Uni Eropa, aluminium fosfida merupakan pestisida yang disetujui, dengan perpanjangan izin terakhir pada 13 November 2025.[20]
↑White, W. E.; Bushey, A. H.; Holtzclaw, H. F.; Hengeveld, F. W. (1953). "Aluminum Phosphide". Dalam Bailar, J. C. (ed.). Inorganic Syntheses. Vol.4. hlm.23–25. doi:10.1002/9780470132357.ch7. ISBN978-0-470-13235-7.
↑Corbridge, D. E. C. (1995). Phosphorus: An Outline of its Chemistry, Biochemistry, and Technology (Edisi 5th). Amsterdam: Elsevier. ISBN0-444-89307-5.