Tujuan dari dibuatnya versi Alkitab ini, baik naskah maupun catatan-catatannya, adalah untuk menegakkan tradisi Katolik dalam menghadapi Reformasi Protestan, yang mana sampai saat tersebut sangat banyak didominasi pengaruh Elizabethan dan perdebatan akademis. Karenanya hal ini merupakan suatu upaya yang mengesankan dari umat Katolik di Inggris untuk mendukung Kontra Reformasi. Kitab-kitab Perjanjian Baru-nya dicetak ulang tahun 1600, 1621, dan 1633. Sedangkan Perjanjian Lama-nya dicetak ulang tahun 1635, tetapi tidak ada pencetakan lagi selama ratusan tahun kemudian. Pada tahun 1589, William Fulke menyusun catatan-catatan dan naskah Rheims dengan lengkap dalam kolom-kolom secara paralel dengan Bishops' Bible. Hasil karya ini dijual secara luas di Inggris, diterbitkan kembali dalam 3 edisi selanjutnya sampai tahun 1633. Melalui edisi Fulke ini, Perjanjian Baru Rheims memberi suatu pengaruh yang signifikan dalam perkembangan Inggris pada abad ke-17.[3]
Naskah Alkitab tahun 1582/1610 ini banyak menggunakan kosakata yang berasal dari bahasa Latin (latinate), bahkan sampai membuatnya sulit dipahami. Alhasil terjemahan ini digantikan dengan sebuah revisi yang dikerjakan oleh UskupRichard Challoner; kitab Perjanjian Baru dalam tiga edisi pada tahun 1749, 1750, dan 1752; Perjanjian Lama (tanpa bagian apokrif dari Vulgata) pada tahun 1750. Walaupun mempertahankan judul "Alkitab Douay-Rheims", revisi Challoner tersebut merupakan sebuah versi baru dengan indikasi kecenderungannya menggunakan Alkitab Raja James sebagai dasar terjemahan,[4] meski demikian diperiksa secara ketat dan disesuaikan secara ekstensif demi meningkatkan keterbacaan dan konsistensi dengan Vulgata edisi Clementina. Edisi-edisi berikutnya dari revisi Challoner, yang ada sudah sangat banyak, mereproduksi Perjanjian Lama versi tahun 1750 dengan sangat sedikit perubahan. Perjanjian Baru Challoner kemudian direvisi secara ekstensif oleh Bernard MacMahon dalam serangkaian edisi Dublin dari tahun 1783 sampai 1810. Versi-versi Dublin ini merupakan sumber dari beberapa Alkitab Challoner yang dicetak di Amerika Serikat pada abad ke-19. Edisi-edisi selanjutnya dari Alkitab Challoner yang dicetak di Inggris kerap mengikuti naskah Perjanjian Baru Challoner versi-versi awal tahun 1749 dan 1750, sebagaimana kebanyakan pencetakan pada abad ke-20 dan versi daring Douay-Rheims yang beredar di internet.
↑(Inggris) J. B. Sykes, ed. (1978), "Douai", The Concise Oxford Dictionary of Current English (Edisi Sixth edition 1976, Sixth impression 1978), Oxford: Oxford University Press, hlm.309
(Inggris) A. S. Herbert, Historical Catalogue of Printed Editions of the English Bible 1525–1961, London: British and Foreign Bible Society; New York: American Bible Society, 1968. SBN 564-00130-9.