Alicia Dickenstein (lahir 17 Januari 1955, di Buenos Aires) adalah seorang matematikawan Argentina yang terkenal atas kontribusinya dalam bidang geometri aljabar, khususnya geometri torik, geometri tropis, serta penerapannya dalam sistem biologi. Ia menjabat sebagai profesor penuh di Universitas Buenos Aires dan menjadi Fellow dari American Mathematical Society pada tahun 2019. Dickenstein juga pernah menjabat sebagai wakil presiden International Mathematical Union pada periode 2015 hingga 2018. Selain itu, ia merupakan penerima penghargaan dari The World Academy of Sciences pada tahun 2015.
Riset
Alicia Dickenstein juga aktif dalam dunia editorial, menjabat sebagai pemimpin redaksi jurnal Revista de la Unión Matemática Argentina. Selain itu, ia merupakan editor koresponden untuk SIAM Journal on Algebraic and Discrete Methods.[1]
Pada tahun 2009–2010, Dickenstein diundang sebagai profesor Eisenbud di Mathematical Sciences Research Institute (MSRI), dan pada tahun 2012–2013, ia menjabat sebagai profesor Simons di institusi yang sama. Pada tahun 2016, ia menjadi Profesor Knut dan Alice Wallenbergs di KTH Royal Institute of Technology, Swedia.[2]
Penelitian Dickenstein berfokus pada penerapan geometri aljabar dan kombinatorik untuk memprediksi perilaku sistem biologis meskipun tanpa mengetahui parameter yang tepat. Salah satu kontribusinya yang signifikan adalah kerja samanya dengan Mercedes Pérez Millán, di mana mereka mengembangkan sistem yang disebut Sistem MESSI (Modifikasi jenis-Enzim-Substrat atau Tukar dengan Zat Antara), yang dinamai berdasarkan pemain sepak bolaLionel Messi. Sistem ini memungkinkan para peneliti untuk membuktikan hasil umum yang valid dalam jaringan biologis tertentu.[3]
Pada tahun 2015, Alicia Dickenstein menerima Penghargaan TWAS dari The World Academy of Sciences untuk kemajuan ilmu pengetahuan di negara-negara berkembang.
Pada tahun 2018, Dickenstein terpilih sebagai Fellow dari American Mathematical Society atas "kontribusinya terhadap aljabar komputasional dan aplikasinya, terutama dalam biologi sistem, serta untuk kepemimpinan global dalam mendukung kelompok yang kurang terwakili dalam matematika." [5] Pada tahun yang sama, ia juga diangkat sebagai Anggota Penuh Akademi Nasional Ilmu Pengetahuan Eksakta, Fisika, dan Alam Argentina.
Pada tahun 2020, ia dinobatkan sebagai SIAM Fellow "atas kontribusinya pada geometri aljabar dan penerapannya dalam pemodelan geometri dan studi jaringan reaksi biokimia."[6]
Pada tahun 2021, Dickenstein menerima Penghargaan Internasional L'Oréal-UNESCOFor Women in Science untuk kawasan Amerika Latin dan KaribiaPenghargaan ini diberikan untuk pengakuan terhadap "kontribusinya yang luar biasa di garis depan inovasi matematika dengan memanfaatkan geometri aljabar di bidang biologi molekuler. Penelitiannya memungkinkan para ilmuwan untuk memahami struktur dan perilaku sel dan molekul, bahkan pada skala mikroskopis. Beroperasi di garis depan antara matematika murni dan terapan, dia telah menjalin hubungan penting dengan fisika dan kimia serta memungkinkan para ahli biologi memperoleh pemahaman struktural yang mendalam tentang reaksi biokimia dan jaringan enzimatik."[7]
Pada tahun 2023, Dickenstein dianugerahi Penghargaan Platinum Konex atas karyanya di bidang Matematika dalam dekade terakhir.
Kepemimpinan
Pada tahun 2021, Alicia Dickenstein bergabung dengan Dewan SIAM (Society for Industrial and Applied Mathematics) sebagai Anggota Umum. Keikutsertaannya dalam Dewan ini menambah peran pentingnya dalam memajukan matematika terapan dan industrinya, serta memperkuat kontribusinya dalam komunitas ilmiah global.[8]
Buku anak-anak
Alicia Dickenstein juga dikenal karena kontribusinya dalam dunia pendidikan matematika untuk anak-anak. Ia telah menghasilkan beberapa buku, salah satunya adalah Mate Max: La matemática en todas partes, yang menyajikan masalah matematika yang dirancang untuk anak-anak. Buku ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep-konsep matematika dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh anak-anak, sehingga mereka dapat melihat bagaimana matematika dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.[3]
Referensi
↑""Dewan redaksi"". Jurnal SIAM tentang Aljabar dan Geometri Terapan. 26 Januari 2019. Diakses tanggal 2025-03-21..