Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia. Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Brigadir JenderalTNI[1]Ali Akhwan (lahir 1 Agustus 1977) adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang saat ini menjabat Komandan Resimen Induk Kodam VI/Mulawarman. sebelumnya sejak 6 Desember 2024 sampai dengan 15 Agustus 2025 mengemban amanat sebagai Danmentar Akmil.[2] Ali Akhwan adalah lulusan Akademi Militer tahun 1999 dari kecabangan Infanteri baret merah Kopassus. Karier militer Ali Akhwan termasuk cemerlang dan ia adalah orang ke tiga yang promosi bintang satu dari Akmil 1999, setelah Faisol Izuddin Karimi dan Ilham Yunus. Ali Akhwan lama mengabdi di Kopassus. Mulai dari menjabat Danton Grup 2 Kopassus tahun 2001 hingga jadi Komandan Sekolah Sandhi Yudha tahun 2016.
Adapun jabatan sebelum promosi bintang satu adalah Danrem 074/Warastratama.[3]Jebolan dari Korem 074 kariernya selalu cemerlang, bahkan sudah ada yang menjabat Kasad Maruli Simanjuntak.
Berawal dari curhatan para general manager (GM) Perhotelan di Kota Bengawan yang mengeluh karena kesibukan hingga tidak ada waktu untuk berolahraga. Akhirnya curhatan ini ditangkap oleh Ali Akhwan yang saat itu menjabat sebagai Kasrem 074/Warastratama. Tepat pada tanggal 10 Januari 2021 dibentuklah Timik’s Run Community (TRC)[11] dengan konsep sport entertainment 30% lari, 20% makan dan 50% content. Ternyata konsep lari yang digagasnya mampu menebarkan virus lari di Kota Solo.
Melihat banyaknya komunitas dan antusias masyarakat terhadap olahraga lari. Saat ia kembali ke Kota Solo sebagai Danrem 074/Warastratama akhirnya ia berkomitmen untuk membantu Pemerintah Daerah melalui Sport Tourism dengan mendirikan Solo Berlari. Solo Berlari merupakan wadah seluruh komunitas lari sekaligus penyelenggara event lari di Kota Solo. Event yang pernah diselenggarakan oleh Solo Berlari antara lain Gapuro To Gapuro 2024, Mosque To Mosque 2024, Stasioen To Stasioen 2024,[12] Pasar To Pasar 2024, Military Fun Run 2024 dan Gapuro To Gapuro 2025. Sejak menjamurnya hastag Solo Berlari, masyarakat Soloraya lebih mengenal ia sebagai Bapak Pelarian Solonesia.