Luis Alfredo Palacio González (22 Januari 1939–22 Mei 2025) adalah Presiden Ekuador ke-44 dari 2005 hingga 2007. Periode 15 Januari 2003 - 20 April 2005, ia menjabat wakil presiden setelah ditunjuk sebagai presiden, ketika Kongres Ekuador mencopot jabatan Presiden Lucio Gutiérrez setelah berlangsungnya unjuk rasa selama satu minggu terhadap pemerintahannya.[1]
Ia belajar di sekolah swasta "Abdón Calderón" dan di sekolah menengah "San José La Salle" di Guayaquil. Ia lulus pada 1967 dari Universitas Guayaquil sebagai dokter, lalu mengambil spesialisasi dalam bidang penyakit dalam, kardiologi dan bedah di Cleveland, Ohio (Amerika Serikat). Ia menjalani magangnya di St. Louis, Missouri di Amerika Serikat. Ia kemudian menjadi dosen di bidang kardiologi dan ilmu kesehatan masyarakat di fakultas kedokteran Universitas Guayaquil.
Palacio dipilih untuk mendampingi Lucio Gutiérrez sebagai calon wakil presiden dalam pemilu 2002. Selama kampanye orang sering melihat Gutiérrez, tampil dalam seragam militernya, didampingi oleh Palacio, yang mengenakan pakaian bedahnya. Sebelumnya, Palacio pernah menjadi Menteri Kesehatan pada masa pemerintahan Sixto Durán Ballén (1994-1996). Ia mengemban tugas yang luar biasa pada masa perang yang tidak diumumkan dengan Peru, yang dimulai pada 1995.
Palacio menegaskan bahwa ia "bukan seorang politikus" karena ia tidak tergolong partai politik manapun. Ia menggunakan hal ini sebagai alasan untuk menghindari pemukulan oleh masyarakat. Setelah tampil sebagai menteri, ia kemudian masuk Partai Demokratik Kiri (Party of the Democratic Left). Banyak dari menteri yang dipilihnya berasal dari Partai Izquierda Democrática.
Salah satu usul pertama Palacio yang diajukannya sebagai presiden adalah menyelenggarakan Persidangan Konstitusional untuk mengamendemen Konstitusi 1998. Selama beberapa bulan sebelum ia memegang jabatannya, ia telah banyak mengkritik rezim Gutiérrez. Ia mengatakan bahwa negaranya sedang "sekarat" dan sangat membutuhkan "perawatan intensif".
Organisasi Kesehatan Dunia
Palacio merupakan salah satu kandidat untuk jabatan direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, yang akan diputuskan melalui pemungutan suara pada tanggal 9 November 2006. Akan tetapi, pada tanggal 18 Oktober 2006, ia mengumumkan bahwa ia tidak akan meneruskan jabatan tersebut, dan lebih memilih untuk berkonsentrasi pada jabatan kepresidenannya hingga hari terakhir masa jabatannya.[2]