Papan ketik (Keyboard) Denmark dengan tombol untuk ⟨æ⟩, ⟨ø⟩, dan ⟨å⟩. Pada papan ketik (Keyboard) Norwegia, ⟨æ⟩ dan ⟨ø⟩ bertukar tempat, sehingga memiliki tempat yang sesuai untuk ⟨ä⟩ dan ⟨ö⟩ pada papan ketik (Keyboard) Swedia.
Alfabet Bahasa Denmark dan Bahasa Norwegia adalah serangkaian simbol, yang merupakan varian dari alfabet Latin, yang digunakan untuk menulis bahasa Denmark dan Norwegia. Alfabet ini terdiri dari 29 huruf berikut sejak tahun 1917 (bahasa Norwegia) dan 1948 (bahasa Denmark):
Huruf c, q, w, x dan z tidak digunakan dalam ejaan kata-kata asli. Kata-kata ini jarang digunakan dalam bahasa Norwegia, di mana kata serapan secara rutin diadaptasi ortografinya ke sistem bunyi asli. Sebaliknya, bahasa Denmark memiliki kecenderungan lebih besar untuk mempertahankan ejaan asli kata serapan. Khususnya, huruf a,c yang mewakili /s/ hampir tidak pernah dinormalisasi menjadi s dalam bahasa Denmark, seperti yang paling sering terjadi dalam bahasa Norwegia. Banyak kata yang awalnya berasal dari Latin akar mempertahankan c dalam ejaan bahasa Denmark, misalnya bahasa Norwegia sentrumcode: no is deprecated vs denmark centrumcode: da is deprecated .
Huruf "asing" terkadang juga muncul dalam ejaan nama keluarga asli. Misalnya, banyak keluarga Denmark yang menggunakan nama keluarga Skovcode: da is deprecated (artinya 'hutan') mengejanya Schoucode: da is deprecated .
Perbedaan antara alfabet Dano-Norwegia dan alfabet Swedia adalah bahwa bahasa Swedia menggunakan varian ä alih-alih æ, dan varian ö alih-alih ø, mirip dengan Bahasa Jerman. Selain itu, urutan penyusunan untuk ketiga huruf ini berbeda dalam bahasa Swedia: Å, Ä, Ö. æ dan ä diurutkan bersama dalam semua bahasa Skandinavia, serta bahasa Finlandia, dan begitu juga ø dan ö.