Olahraga Elektronik
Di masa mudanya, Dean merupakan seorang pemain profesional olahraga elektronik yang mengikuti beberapa turnamen lokal dan internasional di salah satu permainan daring yang bernama Dota 1 dan berhasil menjuarai beberepa turnamen tersebut. Salah satunya pada tahun 2010, ia bersama rekan timnya Digi Ultimate berhasil meraih Juara 1 pada turnamen Dota 1 di World Cyber Games yang diadakan di Indonesia.[8]
Setelah pensiun menjadi pemain profesional olahraga elektronik, pada tahun 2016 Dean bergabung menjadi Manajer tim EVOS Esports dan menangani semua divisi yang ada di tim tersebut, seperti tim DOTA 2, tim Mobile Legends:Bang Bang, tim SG Mobile, tim Arena of Valor, tim PUBG Mobile, tim PointBlank, tim CS:GO, tim Fortnine, dan pemain FIFA. Selama di EVOS Esports, Dean mengalami kenaikan jabatan karena kinerjanya yang memuaskan, seperti pada tahun 2018, Dean naik jabatan menjadi Chief Gaming Officer selama beberapa bulan dan tidak lama setelah itu di awal tahun 2019 Dean naik jabatan menjadi Asisten Vice President. Kemudian pada akhir tahun 2019 Dean naik jabatan lagi menjadi Head of Esport sampai tahun 2021, dan di akhir tahun 2021 (kurang lebih 5 tahun setelah diterima di EVOS Esports) Dean sudah naik jabatan menjadi Vice President.[8] Namun, ditahun 2022, Dean memutuskan untuk berhenti menjadi Vice President di EVOS Esports karena beberapa alasan pribadi dan memilih untuk fokus menjadi seorang penyiar langsung dan kreator konten.[9]
Penyiar Langsung dan Kreator Konten
Di akhir tahun 2021, Dean memulai kariernya sebagai penyiar langsung dan kreator konten di salah satu platform siaran langsung yang cukup terkenal di Indonesia, yaitu NimoTV. Pada saat itu, Dean masih menjadi Vice President di EVOS Esports. Namun pada April 2022, NimoTV memutuskan untuk berhenti beroperasi di Indonesia.[10] Akhirnya Dean memutuskan pindah paltform untuk melanjutkan siaran langsungnya di platform YouTube. Setelah beberapa bulan melakukan siaran langsung dan mengunggah beberapa konten di kanal YouTubenya pada Oktober 2022, Dean resmi keluar dari EVOS Esports dan fokus menjadi seorang kreator konten dan melakukan siaran langsung.[9]
Dean memulai kariernya di YouTube sebagai seorang gamer, jadi sebagian besar kontennya berisi tentang berbagai jenis genre permainan yang ia mainkan bersama teman-temannya yang juga merupakan seorang YouTuber. Karena sering bermain bersama, pada pertengahan tahun 2022, Dean dan teman-teman YouTubernya membuat sebuah grup untuk bermain game bersama yang bernama Bala Bala Esports yang terdiri dari beberapa member, yaitu DEANKT, Nastasia Adeline, Alyssa Ananta, Hamdn27, FahmiRexxy, Bion, bobacott/MAS BOB, dan member terakhir yang bergabung adalah Aninditha Cahyadi.[11]
Selain membuat konten permainan bersama Bala Bala Esports, Dean juga memiliki beberapa konten lainnya, seperti IRL (In Real Life) Stream dengan menunjukkan kegiatan sehari-hari Dean secara langsung, ada juga konten "Kencur (Kentung Curhat)" yang dilakukan bersama istrinya. Konten Kencur berisi tentang para penonton yang mengeluarkan curahan hati mereka dan akan diberi solusi oleh Dean dan istrinya. Selain itu, Dean juga memiliki konten JustChat yang dilakukan di kanal DEANKT dan Mediashare yang dilakukan di kanal Aldean Tegar, yang berisi tentang para penonton yang memberikan donasi berupa text atau video yang akan dibaca dan ditonton oleh Dean bersama para penontonnya. Dengan personality yang seru dan konten menarik yang dibuat oleh Dean, dapat menarik banyak peminat sehingga kanalnya memiliki banyak penonton yang rela membayar untuk berlangganan di kanal Youtubenya sehingga Dean menjadi salah satu YouTuber dengan membership terbanyak di Indonesia dan membership Dean bernama #WEAREMEMBERSHIP. Bahkan konten Dean sempat viral secara internasional karena jargonnya yang berisi "I'm Okay, I'm Fine, Gwenchana.. Gwenchana.. Teng~neng~neng~neng ku menahan rasa sakit.".[12] Dari konten viralnya itu, ia bahkan jargon tersebut di notice oleh beberapa artis besar Korea, seperti Haewon NMIXX, Karina Aespa, Park Seo-Joon, G-Dragon, Jisoo Blackpink, Seulgi Red Velvet dan masih banyak artis Korea lainnya.[13][14][15] Hal tersebut yang membuat Dean diundang untuk wawancara di acara SBS TV di Korea.[16]