Setelah kalah dalam perang tersebut, Bayo menjalankan sebuah pabrik perabotan di Meksiko, dan dikatakan menjadi instruktur di Akademi Militer Guadalajara. Bayo menjalin kontak di Meksiko dengan para revolusioner Amerika Latin, dan beberapa diantaranya adalah mentor/orang sejawat, termasuk Ernesto Che Guevara dan Fidel Castro. Meskipun tidak diketahui jika ia masih kontak langsung dengan agen-agen Uni Soviet seperti "Comandante Carlos Contreras" Vittorio Vidali setelah kalah perang di Spanyol, keduanya hadir di Meksiko sepanjang masa yang sama.