Pulau Mallorca terletak di Laut Tengah yang berada di bagian selatan Spanyol. Nama Pulau Mallorca berarti besar dalam bahasa Katalan maupun bahasa Spanyol. Penamaan Pulau Mallorca merujuk kepada ukurannya sebagai yang terluas di antara pulau-pulau di sekitarnya.[2]
Pemerintahan
Pada tahun 743 Masehi, Kekhalifahan Umayyah telah mulai mengadakan penyerangan untuk menguasai Pulau Mallorca sebagai wilayah kekuasaan umat Islam.[3] Pulau Mallorca telah menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Kekhalifahan Umayyah pada masa pemerintahan Khalifah Hisyam bin Abdul Malik.[4]
Pada tahun 508 H, umat Kristiani bersekutu dengan para pemimpin dari wilayah Portugal, Spanyol, dan Prancis untuk mengambil alih Pulau Mallorca dari kekuasaan Dinasti Murabithun. Mubasyir bin Sulaiman yang berkuasa di Pulau Mallorca meninggal ketika pengepungan oleh 500 kapal perang gabungan umat Kristiani sedang berlangsung. Penggantinya yaitu Rabi' bin Sulaiman bin Layun tidak dapat mempertahankan kepemimpinan dan Pulau Mallorca direbut pada tahun yang sama.[5] Namun Pulau Mallorca kembali menjadi wilayah kekuasaan Dinasti Murabithun pada tahun 579 H dan 580 H dan menjadi salah satu pangkalan militer.[6]
↑Ash-Shallabi, Ali Muhammad (April 2021). Yasir, Muhammad (ed.). Bangkit dan Runtuhnya Daulah Murabithun[Daulatai Al-Murabbithin wa Al-Muwahhidin fi Asy-Syimal Al-Ifriqi]. Diterjemahkan oleh Irham, M., dan Mujiburrohman. Jakarta Timur: Pustaka Al Kautsar. hlm.303. ISBN978-979-592-928-4. Pemeliharaan CS1: Banyak nama: translators list (link) Pemeliharaan CS1: Status URL (link)