Nama lengkap dari Al-Raghib al-Isfahani adalah Abu al-Qasim al-Husain bin Muhammad bin al-Mufadhal. Ia berasal dari kota Isfahan sehingga namanya dinisbahkan dengan Al-Isfahani.[1]
Keahlian
Al-Raghib al-Isfahani merupakan seorang sejarawan dan sastrawan. Ia dikenal sebagai pakar dalam ilmu retorika dan syair. Pekerjaan-pekerjaan ini diketahui berdasarkan karya-karya tulisnya.[1]
Pemikiran-pemikiran
Konsep pujian dan syukur
Dalam Mufradat Al-Qur'an, Al-Raghib al-Isfahani menyatakan bahwa pujian memiliki konsep yang lebih umum dibandingkan dengan syukur. Setiap syukur merupakan bentuk dari pujian. Namun tidak setiap pujian adalan bentuk kesyukuran.[2]