Akurasi dan presisiKejituan menunjukkan kedekatan hasil pengukuran dengan nilai sebenar, ketelitian menunjukkan seberapa dekat perbedaan nilai pada saat dilakukan pengulangan pengukuran.
Dalam bidang ilmu pengetahuan, industri rekayasa, dan statistik, kejituan (bahasa Inggris: accuracy)[1] dari suatu sistem pengukuran adalah tingkat kedekatan pengukuran besaran terhadap nilai sebenar. Ketelitian (bahasa Inggris: precision) dari suatu sistem pengukuran, disebut juga reproduksibilitas (bahasa Inggris:reproducibilitycode: en is deprecated ) atau keterulangkan (bahasa Inggris:repeatabilitycode: en is deprecated ), adalah sejauh mana pengulangan pengukuran dalam keadaan yang tidak berubah mendapatkan hasil yang sama.[2]
Suatu sistem pengukuran dapat jitu dan teliti, atau jitu tetapi tak teliti, atau teliti tetapi tak jitu, atau tak teliti dan tak jitu.
Kejituan dan Ketelitian
Kejituan tinggi, tetapi ketelitian rendahKetelitian tinggi, tetapi kejituan rendah
Ilustrasi di samping digunakan untuk menjelaskan perbedaan antara kejituan dan ketelitian. Dalam ilustrasi ini, pengukuran berulang diibaratkan dengan anak panah yang menembak sasaran beberapa kali. Kejituan menggambarkan kedekatan panah panah dengan pusat sasaran. Panah yang menancap lebih dekat dengan pusat sasaran dianggap lebih jitu. Makin dekat sistem pengukuran terhadap nilai yang diterima, sistem dianggap lebih jitu.
Jika sejumlah besar anak panah ditembakkan, ketelitian adalah ukuran kedekatan dari masing-masing anak panah dalam kumpulan tersebut. Makin menyempit kumpulan anak panah tersebut, sistem dianggap makin teliti.