Terdapat tiga matarumah parentah yang berhak menjadi kepala negeri (raja) di Aketernate, salah satunya fam Kolawa.[2]
Etimologi
Nama negeri Aketernate berasal dari dua kata, yaitu ake yang berarti 'air' dan ternate yang merujuk kepada 'Ternate', sebuah tempat yang berada di dekat Halmahera. Kemungkinan penduduknya merupakan orang-orang asal Ternate yang bermigrasi melalui jalur air/laut.
Masyarakat
Berikut ini beberapa fam-fam (matarumah) yang secara turun-temurun mendiami negeri Aketernate.[3][4]
Balkewam
Efamutam
Eputty
Etlewam
Fatotnam
Heleklam
Ilela
Maelan
Naihonam
Kolawa
Ulnam
Wasahua
Welelenam
Hubungan sosial
Negeri Aketernate memiliki hubungan gandong dengan negeri (dusun) Wahakaim yang secara administratif masih berada dalam lingkup pemerintahan negeri induk Aketernate.[5]
Geografi
Terdapat tiga negeri administratif yang dimekarkan dari negeri induk Aketernate, yakni negeri administratif Namto, Tanah Merah, dan Waimusal. Ketiga negeri administratif tersebut membentuk enklave di dalam wilayah negeri Aketernate.[6]