Sebelum terbang, mesin Seiran perlu dipanasi dahulu, tetapi imbasnya deru mesin Seiran dapat dilacak radar lawan. Jadi solusinya adalah menggunakan oli yang sudah panas. Ketika Sieran akan digunakan, oli mesin panas akan disalurkan ke mesin dari tangki khusus. Dengan cara ini, Seiran dapat langsung lepas landas tanpa memanasi mesin.
Ketika kembali masuk ke dalam kapal selam, Seiran harus mendarat di samping I-400 kemudian sebuah derek akan menariknya ke atas, lalu baru dimasukan kembali ke dalam Kapal.
Varian
Sebuah M6A1-K-12
M6A1
Prototipe yang didukung oleh mesin Atsuta 30 atau 31 bertenaga 1,044 kW (1,400 hp) dan dapat dilepas saat mengapung. Ada 8 buah yang telah dibangun.
M6A1 Seiran (Shisei-Seiran)
Pesawat Penyerang Pembom spesial, 18 buah telah dibangun.[2]