Ahmad Muhajir Sodruddin, S.H., M.H. (lahir 22 November 1966) adalah politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI sejak 2012 menggantikan Rudy Sukendra Sindapati yang telah meninggal dunia. Muhajir menyelesaikan S1 Hukum di Universitas Muhammadiyah Jakarta. Ia kemudian memperdalam ilmu hukumnya dengan mengambil S2 di Universitas Indonesia dan telah lulus tahun 2004. Muhajir mendirikan beberapa yayasan yang juga ia ketuai, seperti Yayasan Advokat Indonesia di Jakarta, Yayasan Domba Garut, dan Yayasan Pemberdayaan Hukum Indonesia. Selain itu ia juga menjadi Koordinator Presidium perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia serta menjadi Wakil Ketua Majelis Hukum dan Advokasi PP Muhammadiyah dan sejak 2010 lalu Muhajir menjadi Ketua Departemen Hukum dan HAM DPP Partai Amanat Nasional Jakarta. Muhajir menjadi caleg incumbent yang dicalonkan oleh PAN dengan nomor urut 1 untuk dapil Jawa Barat XI untuk Pemilu legislatif 2014.
Pada awal Tahun 2021, bersama Amien Rais, Ansufri Idrus Sambo, Chandra Tirta Wijaya, dan para tokoh dan loyalis pak Amien Rais lainnya, pria dengan nama sapaan pak Muhajir ini ikut menjadi bagian dari sejarah berdirinya Partai Ummat, hingga akhirnya diberi amanah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Pusat Partai Ummat.[1]
Keluarga
Muhajir menikah dengan seorang wanita bernama Farahdiba dan telah dikaruniai tiga orang anak, yaitu Raikhana Hayati, Rania Salsabilla dan Qistina Syakira
Pendidikan
Tingkat Sarjana : Universitas Muhammadiyah Jakarta (S-1)
Tingkat Magister : Program Studi Magister (S-2) Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Indonesia
Kegiatan
Organisasi
Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin) (Ketua III DPC Ikadin Jakarta Barat)
Sekretaris Jenderal Ikatan Alumni Univ. Muhammadiyah Jakarta
Koordinator Presidium Alumni PT Muhammadiyah se Indonesia
Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah periode 2010-2015
Sekretaris Jenderal DPN Sentra Reformasi Pekerja Nasional (Ortom PAN)
Wakil Ketua Departemen Hukum & HAM DPP PAN periode 2004-2009
Ketua Departemen Hukum & Advokasi DPP PAN periode 2009-2014