Penderita agrafia tidak dapat menuangkan isi hati ke dalam tulisan
Agrafia, juga disebut disgrafia, adalah gangguan komunikasi pada seseorang yang tidak mampu mengerti atau mencurahkan isi hati dalam bentuk tulisan.[1] Secara umum dikenal sebagai ketidakmampuan menulis, tetapi bisa juga ketidakmampuan dalam hal koherensi.[2] Gangguan ini merupakan akibat kerusakan bagian otak yang mengendalikan fungsi untuk mengerti atau mengungkapkan perasaan dengan tulisan.[1]
Referensi
12Ensiklopedi Nasional Indonesia. 2004. Bekasi: Delta Pamungkas. ISBN 979-9327-00-8. Hal.166.