Ageless Galaxy, lebih dikenal sebagai AGLXY, adalah merekpakaiangaya hidup dan agensikreatif asal Jakarta, Indonesia, yang berdiri sejak tahun 2013.[1] Merek ini menjual berbagai produk streetwear bergaya kasual yang terinspirasi oleh tema angkasa luar.[2][3] AGLXY berkembang dari toko daring menjadi jaringan toko luring di Jakarta dan Bali dengan mengusung konsep gaya hidup urban.[1][3][4] Melalui konsep tersebut, merek ini memfokuskan representasi visualnya pada elemen-elemen kebudayaan urban di Jakarta.[5] Desain visualnya menitikberatkan pada tema fiksi ilmiah dan eksplorasi angkasa luar yang ditampilkan pada berbagai lini pakaian kasual.[2]
Selain memproduksi pakaian, AGLXY juga beroperasi sebagai agensi kreatif yang menangani pengarahan seni, aktivasi merek, dan materi pemasaran.[2][6] Merek ini melakukan kolaborasi dengan seniman, merek, serta perusahaan lokal dan internasional.[2][7][5]
Latar belakang
Ageless Galaxy didirikan pada tahun 2013 oleh Tamish Aswani dan Giorgi Krisno.[2] Konsep awal AGLXY berasal dari sebuah merek fiktif yang dikembangkan Tamish sebagai bagian dari proyek akhir masa kuliahnya. Beberapa tahun kemudian, ia menemukan kembali berbagai rancangan desain grafis dan mood board dari proyek tersebut. Bersama dengan Giorgi, kawannya yang saat itu adalah seorang manajer toko buku lokal,[3] ia memutuskan untuk mengembangkan konsep tersebut menjadi sebuah merek independen yang memadukan pakaian, desain, dan budaya kreatif. Giorgi lalu berperan sebagai pengelola bisnis, sedangkan Tamish sebagai perancang kreatif.[3] Mereka kemudian mengembangkan AGLXY sebagai label streetwear dan wadah kolaborasi yang melibatkan seniman, desainer, musisi, komunitas, maupun berbagai pelaku industri kreatif.[2][7][8][9][10][11]
Pada awal pendiriannya, AGLXY merupakan agensi kreatif serta produk pakaian gaya hidup yang menjual beragam produknya melalui toko daring Instagram.[3] Tujuh tahun kemudian, pada bulan Oktober 2020 di awal masa pandemi Covid-19, AGLXY membuka toko utama di kawasan Bangka, Jakarta Selatan.[1] Selain produk-produk AGLXY sendiri, toko tersebut juga menjual kurasi produk gaya hidup lainnya, seperti perawatan kulit Oaken Lab, streetwear dan sepatu Patta Amsterdam, sepatu Sole Architect, buku meja eksklusif All Gone Books, serta barang koleksi Super Plastic.[1][2][3] Toko luring kedua mereka, bermitra dengan NALU Ice Cream, dibuka pada bulan Agustus 2023 di kawasan Canggu, Bali, dengan mengusung konsep "urban-island lifestyle".[4]
Kegiatan rutin merek ini setiap bulan Juni ialah kampanye foto bertema kota dan keseharian penduduk Jakarta di media sosial, serta merilis lini streetwear "Much Love From Jakarta" untuk memperingati hari jadi Kota Jakarta. Desain grafisnya mengangkat tema lokal seperti budaya, infrastruktur, serta komunitas Jakarta.[12][13]
Desain
Inspirasi visual AGLXY berasal dari ketertarikan Tamish terhadap Star Wars, genrefiksi ilmiah, serta misi-misi NASA. Gagasan tentang ketekunan manusia dalam melampaui batas-batasnya dan meninggalkan jejak di galaksi menjadi salah satu landasan konseptual bagi merek tersebut. Giorgi menyatakan bahwa AGLXY menempatkan manusia dan komunitas sebagai fokus utama, sehingga pendekatan tersebut turut memengaruhi pengembangan identitas kreatif dan visualnya.[2]
Kolaborasi
Menjelang penerapan pembatasan aktivitas publik pada 2020 karena pandemi COVID-19, AGLXY sempat menyelenggarakan sejumlah acara kolaborasi bersama beberapa bar dan restoran di Jakarta. Pada Juni 2020, AGLXY meluncurkan koleksi kolaborasi dengan seniman dan desainer asal Amerika Serikat James Marshall[en] yang juga dikenal sebagai Dalek.[1][7] Koleksi tersebut mencakup berbagai produk pakaian dan aksesoris yang menampilkan karakter Space Monkey karya Dalek.[2][7]
Pada tahun 2021, AGLXY berkolaborasi dengan merek gaya hidup Tokidoki[en] yang didirikan oleh Simone Legno[en], seniman dan ilustrator Italia. Kolaborasi tersebut menghasilkan edisi khusus figur Adios serta rangkaian pakaian dan aksesoris yang menampilkan karakter dan ilustrasi khas Tokidoki. Selain itu, AGLXY juga berkolaborasi dengan Modus Coffee, perusahaan kopi asal Vancouver, Kanada, dan menghasilkan koleksi pakaian dan aksesoris yang dipasarkan di Indonesia dan Kanada.[2] Beberapa merek lokal Indonesia lainnya yang pernah berkolaborasi antara lain restoran "Saladstop!" dan Bakmi GM,[1] serta grup musik indieGoodnight Electric.[8]
Pada bulan Desember 2022, AGLXY dan merek streetwearThe Hundreds[en] dari Los Angeles mengeluarkan koleksi bersama mereka.[9] Pada bulan Oktober 2023, AGLXY dan MRT Jakarta bekerja sama meluncurkan 13 produk pakaian dan topi.[5] Pada bulan Oktober 2024, AGLXY meluncurkan koleksi kolaborasinya dengan Benny Gold, seorang perancang grafis dan street artist asal San Francisco.[10]
Pada Agustus 2025, AGLXY merilis koleksi kolaborasi terbatas bersama tokoh industri streetwear asal New York, Jeff Staple[en]. Peluncuran koleksi yang terdiri atas pakaian, aksesori, dan sepatu tersebut dilakukan di toko busana STAPLE di Kota New York.[11]
Agensi kreatif
AGLXY pernah menangani berbagai proyek kreatif untuk sejumlah perusahaan dan merek di Indonesia, antara lain Mercedes-Benz, BMW, Adidas, Puma, Roland, dan Taro. Proyek-proyek tersebut mencakup pengembangan konsep acara, aktivasi merek, pengarahan seni, desain grafis, serta materi pemasaran.[2][6][14][15]