Afdeling Parepare adalah sebuah afdeling yang didirikan pada tahun 1924 di wilayah Sulawesi Selatan pada masa Hindia Belanda.[1][2] Pada tahun 1940, Afdeling Parepare menjadi bagian dari Keresidenan Celebes Belanda.[1] Pemerintahan di Afdeling Parepare dipimpin oleh seorang asisten residen dan seorang kontrolir dengan ibu kota di Kota Parepare.[1] Pemerintahan di Afdeling Parepare terbagi lagi menjadi beberapa onderafdeling yang dipimpin oleh kontrolir dan dibantu oleh petinggi suku Bugis.[2][2] Afdeling Parepare menjadi basis bagi Pemerintah Hindia Belanda untuk memperluas wilayah kekuasaannya ke bagian utara dan timur wilayah Sulawesi Selatan.[2]
Pembentukan
Afdeling Parepare dibentuk pada tahun 1924 bersama dengan pembentuk afdeling-afdeling lain dalam wilayah Celebes Belanda. Pembentukan afdeling-afdeling termasuk Afdeling Parepare berdasarkan kepada Staatblad Nomor 467 Tahun 1924.[1] Pada tahun 1940, Kegubernuran Timur Raya yang membawahi Afdeling Parepare,[3] diubah struktur pemerintahannya dengan terbagi menjadi 3 keresidenan. Afdeling Parepare kemudian dimasukkan dalam Keresidenan Celebes Belanda.[1]
Pemerintahan
Pemerintahan di Afdeling Parepare dipimpin oleh seorang asisten residen dan seorang kontrolir. Keduanya memimpin pemerintahan sebagai wakil Pemerintah Hindia Belanda. Ibu kota Afdeling Parepare terletak di Kota Parepare.[1] Pemerintahan di Afdeling Parepare terbagi lagi menjadi beberapa onderafdeling yaitu Onderafdeling Barru, Onderafdeling Sidenreng Rappang, Onderafdeling Enrekang, Onderafdeling Pinrang dan Onderafdeling Parepare.[2]
Setiap onderafdeling di Afdeling Parepare dipimpin pemerintahannya oleh seorang kontrolir. Masing-masing onderafdeling di Afdeling Parepare juga diperintah dengan bantuan dari para petinggi dari suku Bugis. Di Onderafdeling Barru, pemerintahan Hindia Belanda dibantu oleh Arung Barru. Di Onderafdeling Sidenreng Rappang, kontrolir dibantu oleh Addatuang Sidenreng. Di Onderafdeling Enrekang, kontrolir dibantu oleh Arung Enrekang. Di Onderafdeling Pinrang, kontrolir dibantu oleh Addatuang Sawitto. Sedangkan di Onderafdeling Parepare, kontrolir dibantu oleh Arung Mallusetasi.[2]
Pemanfaatan wilayah
Afdeling Parepare menjadi basis bagi Pemerintah Hindia Belanda untuk memperluas wilayah kekuasaannya ke bagian utara dan timur wilayah Sulawesi Selatan. Wilayah Afdeling Parepare strategis karena keberadaan Kota Parepare yang memiliki pelabuhan dengan tanjung yang melindungi pelabuhannya. Selain itu, Afdeling Parepare menjadi tempat perdagangan yang ramai karena kedatangan para pedagang dari suku Melayu.[2]