Nama "Upakarti" diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang berarti penghargaan dari pemerintah kepada perajin dan pengusaha kecil atas karya jasa pengabdian dan kepeloporannya dl industri kecil dan kerajinan. Fon "Upakarti" sendiri merupakan pengembangan dari fon Kemasyuran Jawa yang telah dikembangkannya pada 2011. Awalnya, ia masih menggunakan online tool bernama Fontstruct. Hingga pada 2015, ia memulai kembali dari nol untuk membuat fon "Upakarti" menjadi lebih rapi. Fon yang didesain oleh Adien ini sebelumnya juga banyak ditemui pada kaus hasil kerajinan masyarakat yang dijual di Jalan Malioboro, Yogyakarta.[4]
Kehidupan pribadi
Adien lahir di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.[5] Ia menyelesaikan pendidikan SMA di SMAN 1 Probolinggo pada tahun 2013. Kemudian, ia meraih gelar sarjana di program studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Airlangga, Surabaya pada tahun 2017.[5] Saat ini, ia berprofesi sebagai staf komunikasi di Wikimedia Indonesia.[3]
Prestasi
Juara pertama ajang Kang dan Yuk Probolinggo pada tahun 2012