Pangkat terakhirnya adalah CapaInf., tetapi karena gugur dalam tugas, maka diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dinaikan pangkat 2 tingkat lebih tinggi menjadi Letnan SatuInf (Anumerta).
Operasi Woyla dilaksanakan pada 31 Maret 1981 di Bandara Don Mueang, Bangkok, Thailand. Dalam operasi tersebut, Achmad Kirang bersama timnya berhasil membebaskan para sandera, tetapi ia tertembak di bagian perut saat mendobrak pintu belakang pesawat. Meskipun sempat mendapatkan perawatan medis, Achmad Kirang meninggal dunia akibat luka yang dideritanya.[3]
Untuk mengenang pengorbanannya, namanya diabadikan di berbagai tempat, seperti Jalan Achmad Kirang, Lapangan Achmad Kirang, dan sebuah monumen patung di pusat Kota Mamuju. Selain itu, Kolam Renang di Resimen Induk Kodam (Rindam) XIV Hasanuddin di Pakkatto, Kabupaten Gowa, juga diberi nama Kolam Renang Lettu Achmad Kirang.