Film tersebut mengungkapkan berbagai metode yang digunakan dalam upaya pembunuhan, di antaranya ialah cerutu meledak, perempuan mematikan, stasiun radio yang telah diisi oleh gas dengan efek seperti LSD, dan jarum suntik palsu yang diisi oleh racun.[1] Fabian Escalante, mantan kepala Direktorat Intelijen Kuba sekaligus orang di balik upaya perlindungan Castro, mengatakan bahwa terdapat lebih dari 600 rencana dan konspirasi pembunuhan Castro yang diketahui oleh agen intelijen Kuba. Beberapa di antaranya direncanakan oleh Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat, terutama pada dekade 1960-an awal. Sejak tahun 1970-an, upaya pembunuhan tersebut dilakukan oleh eksil Kuba yang telah dilatih CIA sesaat setelah Castro mengambil alih pemerintahan pada tahun 1959.[butuh rujukan]