Kejuaraan Eropa UEFA 2000 adalah edisi ke-11 turnamen sepak bolaKejuaraan Eropa UEFA. Turnamen ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di dua negara, yakni Belanda dan Belgia. Putaran final berlangsung sejak tanggal 10 Juni hingga 2 Juli 2000. 16 tim berpartisipasi pada putaran final.
Belgia dan Belanda terpilih sebagai tuan rumah bersama pada 14 Juli 1995 oleh Komite Eksekutif UEFA dalam sebuah pertemuan di Jenewa, Swiss.[1][2]
Hooliganisme
Hooliganisme sepak bola merupakan masalah besar di Belanda pada tahun 1990-an, terutama karena rivalitas sengit antara Ajax dan Feyenoord. Terdapat kekhawatiran bahwa hooliganisme akan terjadi selama turnamen. Banyak insiden kekerasan yang sebelumnya terjadi, termasuk beberapa kerusuhan sepak bola di Rotterdam antara tahun 1995 hingga 1999, yang menjadi tuan rumah pertandingan final turnamen ini. Salah satu insiden paling terkenal adalah Pertempuran Beverwijk pada tahun 1997. Meskipun kekerasan ini biasanya terkait dengan klub domestik, muncul kekhawatiran bahwa hal ini dapat meluas ke tim nasional Belanda.[3][4]
Kekerasan akhirnya memang terjadi selama putaran final Euro 2000, meskipun tidak melibatkan tim nasional Belanda. Pada 17 Juni, 174 pendukung Inggris ditangkap di Brussels, Belgia, setelah terjadi kekerasan dengan pendukung Jerman dan kelompok Turki lokal menjelang pertandingan Inggris melawan Jerman.[5]
Pada tanggal 15 Februari 2000, UEFA menunjuk 12 wasit, 16 wasit asisten, dan empat wasit keempat untuk kompetisi tersebut, termasuk seorang wasit dan seorang wasit asisten dari Konfederasi Sepak Bola Afrika.[6] Edisi ini memperbolehkan asisten wasit untuk ikut campur dalam pertandingan yang sedang berlangsung, terutama untuk membantu wasit utama menerapkan aturan 10 meter saat memutuskan tendangan bebas, serta memberi peringatan langsung kepada wasit jika ia salah mengeluarkan kartu kuning atau kartu merah kepada pemain, sesuatu yang tidak dapat dilakukan pada turnamen sebelumnya.[7] Selain itu, wasit keempat diberikan peran yang lebih besar dalam membantu mengambil kendali pertandingan jika ada keputusan yang tidak disadari oleh wasit utama atau wasit asisten.[7]