Karier musik
Pada tahun 2014, mereka merilis rilisan singel debut berjudul "Camkan". Singel tersebut berisi tentang kegelisahan terhadap kebebasan beragama di negeri Indonesia.[1] Mereka berencana merilis album berjudul Convictions, tetapi mereka memutuskan untuk vakum selama kurang lebih satu tahun. Mereka pun kembali dengan merilis singel berjudul "Wives of ゴジラ/Gojira (We Belong Dead)" dengan menggandeng penyanyi Janitra Satriani.[5] Pada Juli 2017, mereka merilis singel berjudul "Sectumsempra" bersama Yudhis dari grup musik Rachun.[6] Pada 18 September 2017, mereka merilis album perdana berjudul Multiverses, menampilkan berbagai kolaborator termasuk rapper Ramengvrl, vokalis Elephant Kind Bam Mastro, produser Mardial, penyanyi Oscar Lolang dan Haikal Azizi, dan banyak lagi.[7]
Feast merilis album mini, yang berjudul Beberapa Orang Memaafkan dirilis pada 21 September 2018, dengan singel utamannya, yakni "Peradaban" dirilis 13 Juli 2018.[8] Lalu, Feast menggandeng penyanyi elektronik Rayssa Dynta pada singel kedua berjudul "Berita Kehilangan" yang dirilis pada 10 Agustus 2018. Singel ini bercerita tentang hal-hal nyata tentang kriminalisasi yang pernah terjadi di Indonesia, seperti kasus pemerkosaan, pemberontakan tanpa alasan, serta pelatihan bibit-bibit teroris.[9] Pada akhir tahun 2018, vokalis Baskara Putra turut berkarier solo dengan nama panggung Hindia.[10]
Feast kembali merilis album mini kedua, yang berjudul Uang Muka dirilis pada 11 September 2020 penulisan lirik dialbum ini melibatkan Jason Ranti sebagai penulis lagu di album tersebut[11] dengan singel utamanya, yang berjudul Komodifikasi sudah terlebih dahulu sudah dirilis pada 28 Agustus 2020.[12] Feast kembali merilis album studio kedua, yang berjudul Abdi Lara Insani dirilis pada 22 April 2022, kali ini penulisan liriknya dialbum ini melibatkan komedian Vincent Rompies (pembawa acara Tonight Show, personel Goodnight Electric dan anggota klub motor The Prediksi) sebagai penulis lagu.[13] selang tiga bulan kemudian, Pada 31 Agustus 2022 merilis lagi dengan tambahan tiga lagu baru.[14]
Pada tahun 2024, .Feast kembali merilis album berjudul Membangun & Menghancurkan dengan melibatkan banyak nama besar sebagai produser. Hit single dari album ini yakni Nina sukses membawa .Feast menjadi band papan atas tanah air dengan jumlah pendengaran terbanyak di Spotify bersamaan dengan Juicy Luicy lewat album Nonfiksi dan Barasuara lewat lagu Terbuang Oleh Waktu.