Sanksinya Berat! UEFA Hukum 14 Klub, Termasuk Juventus, Chelsea, dan Newcastle
UEFA menjatuhkan sanksi kepada 14 klub yang berlaga di kompetisi Eropa musim 2025/2026 karena melanggar aturan keberlanjutan finansial. Juventus, Chelsea, dan Newcastle United adalah beberapa klub yang terkena sanksi ini. Mereka dinyatakan melanggar aturan keberlanjutan finansial yang ditetapkan oleh UEFA. Sanksi ini diberikan setelah First Chamber of UEFA Club Financial Control Body menyelesaikan penilaian terhadap peserta kompetisi UEFA musim 2025/2026.
Pelanggaran Aturan Keberlanjutan Finansial
UEFA menyatakan bahwa pelanggaran yang ditemukan mencakup football earnings rule, squad cost rule, serta ketentuan pelaporan keuangan. Football earnings rule merupakan pengembangan dari aturan break-even sebelumnya. Regulasi tersebut mengharuskan klub menjaga akumulasi kerugian yang berkaitan dengan aktivitas sepak bola tetap berada dalam batas yang diizinkan selama periode pemantauan. Apabila defisit melampaui batas, kekurangannya harus ditutup melalui modal atau kontribusi pemilik klub.
Juventus, Newcastle United, OGC Nice, Santa Clara, FC Astana, dan FK Partizan dinyatakan tidak memenuhi ketentuan tersebut. Penilaian kali ini menggunakan akumulasi laporan keuangan selama tiga tahun, yakni periode yang berakhir pada 2023, 2024, dan 2025. Juventus dan Newcastle sepakat menjalani penyelesaian selama tiga tahun. Keduanya diwajibkan memenuhi target tahunan dan mencapai kepatuhan penuh paling lambat pada akhir musim 2028/2029.
Sanksi yang Diberikan
Juventus dikenai denda 20 juta euro, dengan 14 juta euro di antaranya bersifat bersyarat. Sementara itu, Newcastle didenda 10 juta euro, termasuk 7 juta euro yang ditangguhkan bergantung pada kepatuhan mereka di masa mendatang. Selain denda, Juventus dan Newcastle juga dibatasi dalam mendaftarkan pemain baru ke List A untuk kompetisi UEFA. UEFA juga menyatakan kedua klub berpotensi menerima sanksi tambahan apabila gagal memenuhi target yang telah ditetapkan.
OGC Nice dan Santa Clara juga melanggar football earnings rule. Namun, UEFA menilai kedua klub mampu membuktikan bahwa pelanggaran tersebut hanya bersifat sementara. Nice didenda 2 juta euro, termasuk 1,7 juta euro yang bersifat bersyarat. Santa Clara menerima denda 1 juta euro, dengan 850 ribu euro di antaranya ditangguhkan.
Dampak bagi Klub dan Kompetisi
Sanksi ini dapat berdampak signifikan bagi klub-klub yang terkena sanksi. Mereka harus memenuhi target tahunan dan mencapai kepatuhan penuh dalam waktu yang telah ditentukan. Jika gagal, mereka berpotensi menerima sanksi tambahan yang lebih berat. Selain itu, sanksi ini juga dapat mempengaruhi kinerja klub di kompetisi Eropa musim 2025/2026.
Dengan demikian, klub-klub harus memperhatikan aturan keberlanjutan finansial yang ditetapkan oleh UEFA. Mereka harus menjaga akumulasi kerugian yang berkaitan dengan aktivitas sepak bola tetap berada dalam batas yang diizinkan. Jika tidak, mereka berpotensi menerima sanksi yang berat.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Klub-klub yang terkena sanksi harus menjalani proses penyelesaian selama tiga tahun. Mereka harus memenuhi target tahunan dan mencapai kepatuhan penuh dalam waktu yang telah ditentukan. Jika berhasil, mereka dapat menghindari sanksi tambahan yang lebih berat. Namun, jika gagal, mereka berpotensi menerima sanksi yang lebih berat.
Dengan demikian, klub-klub harus memperhatikan aturan keberlanjutan finansial yang ditetapkan oleh UEFA. Mereka harus menjaga akumulasi kerugian yang berkaitan dengan aktivitas sepak bola tetap berada dalam batas yang diizinkan. Jika tidak, mereka berpotensi menerima sanksi yang berat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://www.bola.com/dunia/read/8132002/uefa-jatuhkan-sanksi-kepada-14-klub-juventus-chelsea-newcastle-dan-aston-villa-kena-denda, without altering the facts of the original article.