5 Polisi Teladan Penerima Hoegeng Awards 2026 Diumumkan oleh Dewan Pakar
Hoegeng Awards 2026 kembali digelar untuk menghormati polisi-polisi teladan di Indonesia. Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 telah mengumumkan lima polisi penerima penghargaan untuk masing-masing kategori, yaitu Polisi Berintegritas, Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, dan Polisi Tapal Batas dan Pedalaman. Pengumuman ini disampaikan setelah rapat Dewan Pakar yang berlangsung di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, pada Senin (29/6/2026).
Lima Polisi Teladan Penerima Hoegeng Awards 2026
Adapun lima polisi penerima Hoegeng Awards 2026 adalah:
Aiptu Dafit Rico Dermawan, Kasubnit II Unit 6 Satreskrim Polresta Padang, sebagai Polisi Berintegritas;
Brigpol Kamaludin, Bhabinkamtibmas Desa Sermong, Taliwang, Sumbawa Barat, NTB, sebagai Polisi Berdedikasi;
Kombes Eko Budhi Purwono, Dirbinmas Polda Riau, sebagai Polisi Inovatif;
Aipda Frits Bidara, Ps Kaur Ident Satreskrim Polres Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sebagai Polisi Tapal Batas dan Pedalaman;
Brigadir Renita Rismayanti, Anggota Divisi Hubungan Internasional Polri, sebagai Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan.
Proses Pemilihan yang Transparan dan Independen
Dewan Pakar Hoegeng Awards 2026 memastikan bahwa proses pemilihan polisi-polisi teladan ini dilakukan secara transparan dan independen, tanpa intervensi dari pihak mana pun. Ketua Komisi III DPR, Dr. Habiburokhman, SH, MH, menegaskan bahwa Dewan Pakar tidak dapat diintervensi oleh pihak lain.
“Kita aja tidak bisa mengintervensi satu sama lain, jadi pasrah saja. Bagi siapapun yang merasa punya kepentingan mengintervensi kami, tidak akan mungkin bisa,” kata Habiburokhman.
Mengapa Hoegeng Awards Penting?
Hoegeng Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada polisi-polisi teladan yang telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan inovasi dalam menjalankan tugas mereka. Penghargaan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan mendorong polisi-polisi lain untuk mencontoh perilaku yang baik.
Menurut Alissa Qotrunnada Wahid, SPsi, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia, independensi Dewan Pakar terjaga dalam memilih kandidat. “Tidak ada intervensi sama sekali, tidak ada titipan sama sekali, tidak ada bisik-bisik, semua disajikan apa adanya,” ujarnya.
Dampak ke Depan
Harapannya, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi polisi-polisi lain untuk meningkatkan kinerja dan perilaku mereka. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Polri dapat meningkat, dan polisi dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat.
Gufron Mabruri, anggota Kompolnas, berharap Hoegeng Awards 2026 dapat menjadi penghargaan yang bagus untuk mendorong reformasi kultural di institusi Polri. “Ajang ini saya kira salah satu upaya bagaimana mendorong, dengan mengangkat prestasi mereka, memberikan penghargaan, memberikan pengakuan kepada mereka,” katanya.
Dengan demikian, polisi-polisi teladan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, dan Polri dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8553373/dewan-pakar-tentukan-5-polisi-teladan-penerima-hoegeng-awards-2026, without altering the facts of the original article.