Yayuk Basuki, (lahir 30 November 1970) adalah seorang politikus dan mantan pemain tenis Indonesia. Ia merupakan petenis Indonesia dengan peringkat tertinggi sepanjang masa, setelah mencapai peringkat 19 WTA tunggal putri yang diperolehnya pada Oktober 1997. Ia pensiun dari tenis profesional pada tahun 2000, tetapi tetap menjadi pemain aktif hingga 2013.
Karier
Karier atlet
Yayuk memulai karier profesional pada tahun 1990. Pada tahun berikutnya, ia menjadi petenis Indonesia pertama yang menjuarai turnamen profesional. Sepanjang kariernya, Yayuk berhasil memperoleh enam gelar tunggal Tur WTA dan sembilan gelar dari ganda. Prestasi terbaiknya dalam turnamen Grand Slam adalah mencapai babak perempat final Wimbledon pada tahun 1997. Dia pensiun sebagai pemain tunggal pada tahun 2004, tetapi tetap menjadi pemain ganda aktif sampai pensiun pada 2013.
Peringkat tertinggi yang pernah dicapainya adalah posisi ke-19 untuk bagian tunggal dan ke-9 untuk bagian ganda. Jumlah uang yang diperolehinya selama karier adalah US$ 1.645.049.
Karier politik
Pada tahun 2014, Yayuk masuk ke dunia politik dengan menjadi calon anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN). Ia lolos sebagai anggota legislatif DPR RI periode 2014-2019.
Pada tahun 2022, Yayuk Basuki bergabung ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk berkontestasi dalam Pemilihan Umum 2024.
1987: Perempat final Wimbledon junior dikalahkan Natalia Zvereva dari Soviet.
1991: Babak ketiga Wimbledon dikalahkan Steffì Graf. Juara Thailand Open di Pattaya mengalahkan Naoko Sawamatsu.
1992: Babak keempat Wimbledon dikalahkan Martina Navratilova. Juara Malaysia Terbuka mengalahkan Andrea Strnadova.
1993: Babak keempat Wimbledon dikalahkan Conchita Martinez. Juara Thailand Open di Pattaya mengalahkan Marianne Werdel. Juara Indonesian Open di Jakarta mengalahkan Ann Grossman.
1994: Babak keempat Wimbledon dikalahkan Gigi Fernandez. Juara Nokia Open di Beijing mengalahkan Kyoko Nagatsuka. Juara Indonesian Open mengalahkan Florencia Labat.