Nama desa ini pernah disebut sebagai Wwatan Mas pada masa raja Airlangga dari Medang Kahuripan, sebagai tempat kedudukan pemerintahan.
Di desa yang sekarang diapit kawasan industri ini terdapat situs kepurbakalaan Gapura Jedong dari era Majapahit, yang sekaligus menjadi pintu masuk pendakian Gunung Penanggungan melalui jalur Ngoro.