Winaldo Artaraya Swastia atau lebih dikenal dengan nama Aldo Swastia (lahir 4 September 1985) merupakan sutradara, penulis skenario, produserfilm dan pengarang berkebangsaan Indonesia. Beberapa karyanya pernah mendapatkan nominasi sebagai film terbaik di tingkat Indonesia maupun di luar negeri. Salah satu karyanya pernah mendapatkan penghargaan Breakthrough Content Marketing of the Year dari Marketeers Editor’s Choice Award 2019, yaitu sebuah film web series komedi situasi, Di Balik Kubikal untuk XL Axiata yang tayang di Youtube pada tahun 2019.[1]
Aldo juga merupakan alumni Berlinale Talents Tokyo 2022, sebuah project lab sekaligus platform networking kreatif film internasional yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang.[8]
Pendidikan
Aldo lahir dan besar di Jakarta serta mengenyam pendidikan di Regina Pacis Jakarta (TK sampai dengan SMA) sebelum melanjutkan kuliah di Institut Kesenian Jakarta dengan jurusan Film. Pada masa kuliah, Aldo mengikuti bidang utama tentang penyutradaraan film dan membuat belasan film pendek, dimana enam di antaranya menggunakan pita seluloid (16mm). Selama masa kuliah, ia berhasil mendapatkan beasiswa dan menyelesaikan pendidikannya dengan gelar Cum Laude pada tahun 2010.
Film tugas akhirnya yang berjudul Angin yang bercerita tentang seorang bhikkhu yang tergoda untuk memakai gawai murid meditasi yang tertinggal di viharanya. Film ini mendapatkan banyak apresiasi dan berhasil masuk ke beberapa festival nasional maupun internasional.[9]
Karier
Asisten Sutradara Film
Ketika kuliah, ia pernah magang sebagai asisten sutradara 3 untuk sutradara Rako Prijanto di film Tri Mas Getir pada tahun 2008.[10] Setelah menyelesaikan kuliahnya, ia menjadi asisten sutradara 1 untuk film layar lebar berjudul Musik untuk Cinta yang disutradarai oleh Enison Sinaro. Hingga tahun 2018, ia banyak berkarier sebagai asisten sutradara di pelbagai film sebagai berikut:
Pada film panjang Moon Cake Story, Aldo didapuk sebagai co-sutradara dan co-penulis skenario bersama Garin Nugroho.[32] Pada tahun 2021, Aldo juga berperan dalam proses produksi film panjang Kadet 1947 sebagai sutradara dan penulis skenario, berduet dengan Rahabi Mandra.[33][34][35] Selain itu, pada tahun 2024 dalam film-konser berjudul Samsara karya sutradara Garin Nugroho ia berperan sebagai produser. Pada tahun 2025, ia menulis skenario untuk film Pernikahan Arwah.[36][37]
Dalam serial, Aldo mengawali karier sebagai sutradara pada serial situasi komedi Keluarga Besar untuk Net TV dan serial sketsa Bang Bung untuk Trans 7 pada tahun 2017. Pada tahun 2018, ia menyutradarai Brata, sebuah serial kriminal asli dari HOOQ, dan melanjutkan perannya sebagai sutradara season 2 Brata pada tahun 2020.[38][39][40][41] Selain itu, Aldo juga menyutradarai web series situasi komedi Di Balik Kubikal untuk XL Axiata yang tayang di Youtube pada tahun 2019, yang berhasil meraih penghargaan Breakthrough Content Marketing of the Year dari Marketeers Editor’s Choice Award 2019.[1] Ia juga menyutradarai serial Dunia Maya pada 2021 untuk platform Vision+ dan Sugar Baby pada 2025 untuk platform Vidio.
Aldo juga menulis puisi sejak di tingkat SMP dan mulai menulis cerita pendek di tingkat SMA. Pada tahun 2012, ia bersama beberapa kawan membuat situs bernama Bom Cerpen yang menerbitkan cerita-cerita pendek secara daring sebagai media alternatif bagi cerpen-cerpen berkualitas tinggi yang tidak mendapat kesempatan untuk diterbitkan oleh penerbit besar.
Pada tahun 2014, buku kumpulan cerpen pertamanya yang berjudul Memorabilia 8 Februari diterbitkan oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama. Buku tersebut berisi 14 cerpen yang ditulisnya dari tahun 2008 sampai 2013.[46][47] Kini ia sedang menulis novel pertamanya.