Film ini berpusat pada Bea, putri dari dua orang tua yang cacat intelektual, Sharon dan Derek. Bea mengalami koma selama tahun terakhirnya di sekolah menengah dan hal tersebut mengeksplorasi aspek kehidupannya, termasuk hubungan romantis dengan sesama siswa Ethan, melalui kilas balik.
Film ini mendapat ulasan yang beragam hingga positif dari para kritikus, yang memuji akting dan arahannya sekaligus mengkritik penanganan tema-tema seperti hak-hak disabilitas. Di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes, 65% dari 43 ulasan kritikus adalah positif, dengan nilai rata-rata 6,3/10. Konsensus situs web tersebut berbunyi: "Wildflower mendapat manfaat dari pemeran ansambelnya yang menarik, tetapi upaya mereka tidak cukup untuk membedakan kisah masa depan yang biasa-biasa saja ini."[1]Metacritic, yang menggunakan rata-rata tertimbang, memberikan skor 52 dari 100, berdasarkan 7 ulasan yang menunjukkan "ulasan campuran atau rata-rata".[2]