Wilberforce masih liar saat ia diadopsi oleh cabang Hounslow dari RSPCA pada 1973. Hal ini terjadi saat Edward Heath menjadi Perdana Menteri. Ia diangkat menjadi kucing milik Manajer Kantor, dengan izin tinggal untuk perawatannya. Kucing hitam-putih tersebut beralih menjadi pemburu tikus yang sangat baik. Polisi yang menjaga keamanan di pintu depan Number 10 telah diperintah untuk membunyikan lonceng bagi Wilberforce saat ia ingin ke dalam ruangan.
Menurut Bernard Ingham, mantan sekretaris pers untuk Margaret Thatcher, Wilberforce adalah seekor kucing normal yang Thatcher sempat bawakan "sekaleng sarden di sebuah pasar swalayan Moskwa ".[3] Ingham alergi dengan kucing dan hal terbaik baginya adalah menghindari Wilberforce. "Wilberforce yang berdarah duduk di bawah laciku dan aku jadi geli. Aku benci kucing", katanya.[4]
Pada sorotan BBC dalam pemilihan umum 1983, presenter Esther Rantzen diizinkan untuk menggendong Wilberforce dan mengenalkannya kepada para pemirsa.
Wilberforce pensiun pada tahun 1986, setelah 13 tahun bertugas. Ia tinggal dengan seorang pensiunan perawat dari No. 10 di negara tersebut. Ia mati saat tidur pada 19 Mei 1988.[5]