Saya lebih cenderung untuk konsisten ke bentuk tunggal (contoh: Kabupaten di ...). Alasannya: (1) ini adalah judul kategori, bisa diibaratkan sebagai judul bab buku yang di dalamnya ada sub bab, judulnya sendiri tidak usah bentuk jamak (2) menghemat tulisan🙂 --IvanLanin 05:16, 1 Maret 2006 (UTC)
Ya, saya juga setuju ke bentuk tunggal. Wic2020 05:21, 1 Maret 2006 (UTC)
Jika tidak ada yang keberatan dan semua setuju dengan bentuk tunggal pada kategori, saya akan mengganti semua kategori yang jamak ke bentuk tunggal seperti "Gambar-gambar di" menjadi "gambar di", "Kota-kota di" menjadi "Kota di" dsb. borgx(kirim pesan) 02:26, 2 Maret 2006 (UTC)
Saya tidak keberatan dgn rencana ini demi tujuan konsistensi. Hayabusa future 08:27, 2 Maret 2006 (UTC)
Setuju juga menggunakan kategori format tunggal. *drew 08:30, 2 Maret 2006 (UTC)
Rupanya semua setuju bentuk tunggal yah? Tapi saya baru lihat di en.wikipedia, kalau ingatan bahasa inggris saya waktu di sekolah masih benar🙂 disana sepertinya bentuk jamak yah? borgx(kirim pesan) 00:34, 3 Maret 2006 (UTC)
Saya juga setuju bentuk tunggal. Mengenai perbedaan dengan bahasa inggris, perbedaan itu dapat kita anggap mirip dengan perbedaan penggunaan kata benda yang jamak untuk kata-kata yang disertai jumlah yang pasti & lebih dari satu, seperti: two hours, five chairs, sedangkan dalam bahasa Indonesia tentunya adalah dua jam, lima kursi. Jadi dalam bahasa Indonesia, jamak berubah menjadi tunggal setelah ada informasi jumlah. Memang untuk kategori tidak ada informasi jumlah anggota kategori, tapi menurut saya, bentuk tunggal justru menekankan bahwa secara implisit jumlahnya lebih dari satu dilihat dari konteks. (mudah2an penjelasannya saya bisa dimengerti soalnya agak susah juga jelasinnya)
Taman kodok 02:59, 3 Maret 2006 (UTC)
Okelah kalau begitu saya setuju dengan penggunaan kata tunggal saja biar irit Pengguna: Tamrin siregar