Halo para Pengurus dan rekan-rekan Wikipediawan. Saya mengajukan evaluasi penghapusan untuk artikel biografi Alie Zainal Abidin. Saya menyadari bahwa draf versi paling awal terkena tag KPC A7 karena minimnya referensi dan kesalahan penulisan judul (huruf kecil). Namun, saya telah merombak total dan menyempurnakan artikel tersebut.
Saya meyakini subjek saat ini telah memenuhi kriteria kelayakan tokoh (WP:TOKOH) dengan alasan sebagai berikut:
Liputan Media Nasional: Kiprah subjek sebagai pakar hukum dan pengamat kebijakan publik secara berulang dan signifikan telah diliput oleh media massa independen berskala nasional, bukan sekadar berita lokal/rutin. Tautan referensi dari Detik, Kompas, BeritaSatu, Investor.id, dan IDN Times telah saya integrasikan di badan artikel.
Rekam Jejak Akademik: Subjek adalah seorang akademisi (Kepala Program Studi S-1 STIA Malang) yang telah menerbitkan beberapa buku ber-ISBN (Hukum Administrasi Negara, Hukum Tata Negara) yang bukti fisiknya telah diunggah ke Wikimedia Commons, serta memiliki jejak publikasi di Google Scholar.
Jabatan Organisasi: Subjek memegang peran penting dalam tata kelola hukum organisasi tingkat daerah (Ketua Bidang Organisasi AFKOT Malang).
Mengingat draf yang baru saat ini sudah sangat komprehensif dan jauh berbeda dari draf awal yang terkena KPC, mohon kiranya para pengurus berkenan meninjau kelayakannya agar artikel dengan judul kapitalisasi yang benar (Alie Zainal Abidin) dapat dipertahankan di ruang utama. Terima kasih atas waktu dan bimbingannya. Gilangultra (bicara) 19 Juni 2026 09.47 (UTC)
Komentar. Berdasarkan rujukan/referensi yang tercantum dalam artikel dan melihat kriteria kelayakan per WP:TOKOH, poin nomor 1 pada "Kriteria umum" yang menyatakan "Tokoh telah mendapatkan publikasi berulang kali dari sumber sekunder yang tepercaya" bahwa, publikasi yang dimaksud menyatakan "tokoh telah dibahas atau menjadi subjek khusus sebuah artikel". Seluruh rujukan/referensi yang dicantumkan, tidak ada yang membahas kehidupan subyek secara mendalam. Adapun publikasi yang berkenaan dengan subyek hanya opini publik terhadap topik tertentu (Sound horeg, LMKN, MBG, perundungan dan lain-lain). Beberapa pernyataan tanpa didukung rujukan/referensi yang memadai (biodata subyek hanya tertulis dalam buku yang ia terbitkan sendiri) yang merupakan sumber primer atau riset asli, termasuk nama pasangan dan hubungan kekerabatan subyek dengan tokoh terkenal?. Berdasarkan uraian tersebut, subyek belumlah memenuhi kriteria kelayakan sebagaimana yang dimaksud. Subyek mungkin terkenal bagi sebagian kalangan, tetapi belum tentu memenuhi kriteria kelayakan Wikipedia. Salam. 🅷🅴🅽🆁🅸ngopi lur?✉ 19 Juni 2026 17.48 (UTC)
Halo Mas @Henri, apresiasi tertinggi atas tinjauan ketatnya. Saya memahami sepenuhnya prinsip WP:TOKOH dan pentingnya sumber sekunder yang Anda utarakan, layaknya sebuah pembuktian hukum mutlak.
Jika informasi personal (silsilah keluarga, istri, kekerabatan) yang bersumber primer menjadi sandungan dan dianggap riset asli, saya bersedia memangkas habis dan menghapus total seluruh data personal tersebut detik ini juga agar artikel ini 100% steril.
Namun, mari kita lihat dari sudut pandang kriteria khusus '''WP:TOKOHAKADEMISI'''. Subjek bukan sekadar warga biasa yang numpang lewat di berita. Ia adalah Kepala Program Studi, pengajar, penulis buku ber-ISBN yang karyanya bisa diverifikasi, dan pakar hukum yang opininya secara konsisten dan persisten dicari oleh banyak media nasional yang kredibel. Pembuatan biografi ini diinisiasi murni untuk merespons besarnya animo masyarakat, jurnalis, dan mahasiswa yang mencari literatur rekam jejak akademis tokoh tersebut secara netral.
Pertanyaan saya: Bukankah semangat utama ensiklopedia ini adalah melestarikan informasi faktual (WP:PRESERVE)? Jika saya membuang seluruh ranah personal yang tidak berdasar itu, dan murni menyisakan rekam jejak akademis, karya buku, serta pandangan kritisnya yang didukung 13 media nasional tersebut, apakah artikel ini tetap akan dihapus? Tidakkah lebih bijaksana bagi Wikipedia untuk merawat embrio artikel tokoh akademis/pakar yang faktual ini dan membiarkannya berkembang, daripada menghapusnya sama sekali? Saya mohon pertimbangan dan jalan tengahnya dari Anda. Terima kasih. Gilangultra (bicara) 20 Juni 2026 03.24 (UTC)
@Gilangultra. Terima kasih atas uraian penjelasannya. Terdapat beberapa catatan mengenai penjelasan Anda di atas. (1) Tidak ada TOKOHAKADEMISI atau AKADEMISI pada halaman ini (WP:TOKOH), hanya ada WP:ILMUWAN. Mohon agar dapat mempelajari kembali secara saksama dan teliti, kata demi kata tentang aturan WP:TOKOH. (2) Jabatan tidak menentukan kelayakan, kecuali tokoh tersebut dibahas kehidupannya, karyanya, keluarganya, penemuannya oleh sumber sekunder yang kredibel. (3) PRESERVE yang dimaksud, jelas menyebutkan artikel harus netral, dapat diverifikasi dan tidak mengandung riset asli (sumber dari kalangan internal atau orang dekat). (4) Seluruh rujukan/referensi yang dicantumkan, tidak ada yang dapat memastikan kebenaran biografi subyek dan artikel mengandung riset asli. (5) Google scholar, SCOPUS, karya buku tidak menentukan kelayakan (lihat poin nomor 2). (6) Mungkin Anda dapat menampilkan data, besarnya animo masyarakat, jurnalis dan mahasiswa terhadap subyek?. (7) 13 media nasional yang dimaksud, hanya mengutip perkataan atau opini subyek, tidak membahas kehidupannya. Demikian penjelasannya, mungkin Anda berkenan untuk mempelajari lebih lanjut tentang kelayakan tokoh yang masih hidup di Wikipedia pada halaman ini. Saya bukan faktor penentu penghapusan artikel, seluruh penjelasan mengapa subyek belum memenuhi kriteria kelayakan tokoh, juga telah diuraikan panjang lebar di atas. Mohon maaf apabila terdapat kata yang kurang berkenan. Salam. 🅷🅴🅽🆁🅸ngopi lur?✉ 20 Juni 2026 05.08 (UTC)
Halo Mas @Henri. Terima kasih banyak atas pencerahan, koreksi, serta waktunya yang berharga untuk membedah artikel ini secara mendetail.
Saya mengakui kekeliruan saya terkait penyebutan WP:TOKOHAKADEMISI yang seharusnya merujuk pada pedoman WP:ILMUWAN, serta poin krusial mengenai perbedaan antara 'kutipan pakar/opini' dengan 'liputan mendalam mengenai biografi subjek'. Penjelasan Anda mengenai esensi sumber sekunder memberikan wawasan baru yang sangat berarti bagi saya sebagai kontributor pemula.
Mengingat saat ini rujukan media yang ada memang lebih berfokus pada pandangan/opini subjek terhadap kebijakan publik ketimbang profil biografisnya, saya sepenuhnya memahami jika hal tersebut belum cukup kuat untuk menembus standar emas kelayakan Wikipedia.
Saya tidak akan berdebat lebih jauh demi menjaga iklim diskusi yang konstruktif. Saya menyerahkan nasib draf artikel Alie Zainal Abidin ini sepenuhnya kepada konsensus Anda dan para pengurus lain di meja evaluasi ini. Jika keputusannya adalah tetap dihapus, saya menerimanya dengan lapang dada sebagai bagian dari proses belajar, dan mungkin akan mengajukannya kembali di masa depan apabila sudah terdapat literatur atau rujukan profil sekunder yang benar-benar memenuhi syarat.
Sekali lagi, terima kasih atas bimbingan dan ketegasan Anda dalam menjaga kualitas ensiklopedia ini. Salam hormat. Gilangultra (bicara) 20 Juni 2026 05.55 (UTC)