diterjemahkan dari enwiki yang sudah menjadi FA.
Jonoo27 (bicara) 21 Februari 2026 10.27 (UTC)
Komentar Medelam
Halo Bung @Jonoo27:, apakah ada penjelasan mengapa teodisi ini muncul pada zamannya, dan apakah ada pandangan/kritik pada era modern ini atas Teodisi Agustinian. Salam. Medelam (bicara) 18 April 2026 13.02 (UTC)
Salam Bung @Medelam, Agustinus mengembangkan teodisinya sebagai tanggapan terhadap agama lamanya, Manikheisme, yang mengajarkan dualisme antara kebaikan dan kejahatan. Ia memandang bahwa hal ini tidak kompatibel dengan ajaran Kristen dan menganggap bahwa Platonisme yang baru saja ia dalami lebih cocok.
Mengenai kritik pada era modern, kritik utamanya adalah karena tidak sesuai dengan evolusi. Lalu, juga ada filsuf modern yang memberikan alternatif, seperti Hick dan teologi proses. Plantinga mendukung bagian kehendak bebas dalam teodisi Agustinian, bukan seluruhnya, sehingga mungkin bisa juga dimasukkan ke bagian perkembangan. Jonoo27 (bicara) 20 April 2026 10.26 (UTC)
Sepertinya penjelasan ini baik jika ditambahkan pada artikel. Sehingga pada saat membaca artikel ini ada konteks yang dapat dipahami. Salam. Medelam (bicara) 21 April 2026 15.33 (UTC)
Kalau ini sih sebenarnya di artikelnya sudah ada. Apakah mungkin strukturnya lebih baik diubah? Jonoo27 (bicara) 22 April 2026 07.57 (UTC)
Mungkin dapat dicoba dituliskan, sambil kita lihat apakah membuat pembacaan atas artikel ini menjadi lebih mudah dimengerti secara konteks. Salam. Medelam (bicara) 22 April 2026 14.07 (UTC)