Diskusi di bawah adalah arsip dari pengusulan artikel pilihan. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.
Tidak setuju - Terjemahannya masih kaku, contoh: "Aspek penegakan "suprarelijius" pemerintah lain dari praktek-praktek Shinto, seperti kunjungan sekolah ke kuil-kuil Shinto, telah dilarang"; "Shinto negara juga dimengerti untuk merujuk kepada ritual dan ideologi negara dari pemujaan kaisar, yang tak menjadi tujuan tradisional dari Shinto"; " Kepastian apakah pemujaan Kaisar didukung oleh masyarakat masih belum jelas". Saya juga merasa ada yang ganjil dengan kalimat "kuil-kuil dibangun untuk keperluan mentuanrumahi kami Jepang di wilayah-wilayah yang diduduki" (terjemahan dari "shrines were constructed with the purpose of hosting Japanese kami in occupied lands"). Kata "mentuanrumahi" kesannya seperti neologisme, dan di konteks artikel Inggrisnya sepertinya tidak pas untuk dijadikan padanan kata hosting. Mimihitam 24 Agustus 2018 15.40 (UTC)
Diskusi di atas adalah arsip. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.