Telah ditinjau secara komprehensif dengan peningkatan kualitas artikel yang signifikan. ▪ ꧋ꦩꦣꦪ.Fazoffic ( ʖ╎ᓵᔑ∷ᔑ) 8 Januari 2025 10.44 (UTC)
Diskusi di bawah adalah arsip dari pengusulan artikel pilihan. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.
Pranalanya memang sudah merah dari enwiki. --Glorious Engine (bicara) 27 Desember 2024 10.47 (UTC)
Ejaan "Quraish" atau "Quraisy" perlu dikonsistenkan, dijadikan "Quraisy" saja sesuai ejaan yang umum di Indonesia. Sama halnya dengan ejaan "ibn" atau "bin", dijadikan "bin" saja.
Itu saja dari saya, salam. Manggadua (bicara) 29 Desember 2024 04.37 (UTC)
Komentar Fakhruddin Hawari
Usulan perbaikan dari saya:
Gunakan tanda pisah untuk memisahkan bilangan yang berarti 'sampai dengan' atau 'sampai ke'. (contoh dalam artikel: 632-634 ganti menjadi 632–634, 632-633 ganti menjadi 632–633, dan beberapa lainnya yang masih menggunakan tanda hubung alih-alih tanda pisah.
"... mengalahkan suku Tsaqif - saingan lama suku Quraisy yang berbasis Ta'if - dan sekutu-sekutu nomaden mereka, suku Hawazin." (ganti tanda hubung di sini dengan tanda pisah)
"Khalid berhasil membuatnya menyerah dan menjatuhkan hukuman berat kepada penduduk kota, salah satu dari para petingginya ..." (ganti koma dengan titik [pisah menjadi dua kalimat])
"Ukuran kekuatan masih menjadi diperdebatkan oleh sejarawan modern." (ubah menjadi "Ukuran kekuatan masih menjadi perdebatan bagi sejarawan modern." atau "Ukuran kekuatan masih diperdebatkan oleh sejarawan modern. [silakan pilih salah satu])
"Khalid mengklaim bahwa perintah tersebut adalah hak prerogatifnya sebagai komandan yang ditunjuk oleh khalifah, tetapi dia tidak memaksa Ansar untuk berpartisipasi dan melanjutkan perjalanannya dengan pasukan dari Muhajirin dan Badui pembelot dari Buzakhah dan. Akibatnya, orang-orang Ansar akhirnya bergabung kembali dengan Khalid setelah mengalami pertimbangan di internal mereka sendiri." (pisah menjadi dua kalimat)
... Malik juga telah bekerja sama dengan nabi palsu Sajah, kerabatnya dari Yarbu, tetapi setelah mereka dikalahkan oleh suku saingan dari Tamim sehingga meninggalkan mereka Malik dan membuatnya mundur ke perkemahannya di al-Butah. Di sana, dia bertemu dengan kelompok kecilnya oleh kaum Muslim. ganti menjadi ... Malik juga telah bekerja sama dengan nabi palsu Sajah, kerabatnya dari Yarbu, tetapi mereka dikalahkan oleh suku saingan dari Tamim. Akibatnya, Malik meninggalkannya dan mundur ke perkemahannya di al-Butah. Di sana, dia bersama dengan kelompok kecilnya ditemukan oleh kaum Muslim.
"Upaya perang Muslim, di mana Khalid memainkan peran penting dalamdengan peran penting dari Khalid, mengamankan dominasi Madinah atas suku-suku kuat di Arab, yang berusaha untuk merongrong otoritas Islam di semenanjung Arab, dan memulihkan prestise negara Muslim yang baru lahir." (perubahan agar kalimat tersebut memiliki predikat)
"Shaban berpendapat bahwa anggota suku yang tinggal didengan Khalid dimotivasi oleh prospek rampasan perang, khususnya di tengah krisis ekonomi di Arab yang muncul setelah perang Riddah." (mengganti kata agar lebih bisa dimengerti)
"... oleh Manshur bin Sarjun, ..." (tulis saja Mansur agar sama dengan judul artikelnya. Selain itu, untuk konsistensi karena di bagian lain dalam artikel ditulis tanpa huruf "h")
"Meskipun beberapa versi, perjanjian Khalid dicatat dalam sumber-sumber Muslim dan Kristen awal,[c] Mereka umumnya setuju bahwa kehidupan penduduk, properti dan gereja harus dijaga, sebagai imbalan atas pembayaran jizyah." (hapus tanda koma sebelum kata perjanjian dan tidak perlu menggunakan huruf kapital pada kata mereka)
"Umar menyatakan di dewan tentara Muslim di Jabiyah pada tahun 638 bahwa Khalid dipecat karena melimpahkan rampasan perang dalam perang kepada pahlawan perang, bangsawan suku, dan penyair alih-alih menyisihkan jumlah untuk Muslim yang membutuhkan." (sedikit perubahan)
"Putra sulung Khalid bernama Sulaiman, oleh karenanya Khalid memiliki kunyah ..." (miringkan dan pranalakan kata kunyah karena memiliki makna yang berbeda dengan kata kunyah dalam bahasa Indonesia)
"Bangunan itu diubah oleh sultan Ayyubiyah pertama Salahudin (m. 1171–1193) dan diubah lagi pada abad ke-13." (pranala Salahudin mengarah ke pemain sepak bola [sepertinya artikel ini tidak ada hubungannya dengan sepak bola])
Ini usulan perbaikan yang terakhir dari saya untuk artikel ini. Fakhruddin HawariBicara 4 Januari 2025 09.43 (UTC)
Karena semua sudah selesai, saya Setuju artikel ini menjadi AP. Fakhruddin HawariBicara 4 Januari 2025 23.24 (UTC)
Diskusi di atas adalah arsip. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.